Bea Cukai Cirebon Lepas Ekspor Perdana PT Long Rich Indonesia

oleh -5.471 views
KIRIM KE AMERIKA: Pemotongan pita tanda dimulainya ekspor perdana PT Long Rich Indonesia. INZERT: Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon Encep Dudi Ginanjar bersama PT Long Rich Indonesia Tsai Yi Chang. FOTO: BEA CUKAI FOR RADAR CIREBON

CIREBON- Kantor Bea Cukai Cirebon memfasilitasi dunia industri di Wilayah III Jawa Barat untuk bangkit dan melangkah serta berpartisipasi dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Terbaru, Bea Cukai Cirebon berhasil mengatensi salah satu pabrik sepatu berskala internasional untuk mendapatkan Fasilitas Kawasan Berikat. Perusahaan yang dimaksud adalah PT Long Rich Indonesia yang berlokasi di Pabedilan, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon.

Fasilitas Kawasan Berikat adalah fasilitas yang diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang telah memenuhi persyaratan tertentu untuk mendapatkan penangguhan Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor (setiap kali impor bahan baku dan/atau bahan penolong kegiatan produksi).

Dengan demikian, pihak perusahaan bisa mendapatkan advantage pada cashflow perusahaan, karena tidak perlu lagi mengeluarkan uang untuk melunasi Bea Masuk dan Pajak Dalam Rangka Impor pada saat melaksanakan impor.

Sekadar informasi, PT Long Rich Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang industri sepatu bermerek internasional, di mana produksinya berorientasi ekspor. Perusahaan ini telah mendapatkan fasilitas Kawasan Berikat dari Bea Cukai tersebut pada sejak 3 Mei 2021.

Saat ini PT Long Rich telah merekrut tenaga kerja sebanyak 2.384 orang dengan target selanjutnya pada tahun 2023 akan mempunyai karyawan sebanyak 20.000 orang. Dalam produksinya, perusahaan ini juga sudah melakukan beberapa kali impor bahan baku dan bahan penolong untuk diproduksi menjadi sepatu dengan berbagai merk. Seperti Under Armour, Asics, Brooks, dan Crocs.

Hingga akhirnya pada Selasa (14/9) perusahaan ini resmi melakukan ekspor perdana produk sepatu merek Under Armour sebanyak 1.575 pasang sepatu yang dikemas dalam 1 kontainer ukuran 20 feet LCL. Sepatu tersebut rencananya akan diekspor ke Amerika Serikat dengan total nilai devisa ekspor dari ekspor perdana ini adalah sebesar USD 24.343,44 atau sekitar Rp346 juta lebih (kurs kemarin, red).

Menyambut kesuksesan produksi perusahaan ini, Kepala Kantor Bea Cukai Cirebon Encep Dudi Ginanjar beserta jajarannya berkesempatan melepaskan ekspor perdana ini di PT Long Rich Indonesia. Dalam keterangannya, Encep mengatakan bahwa investasi Long Rich ini selain membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar atau warga lokak, nantinya juga kegiatan ekonomi baru juga akan tumbuh.

“Investasi ini bisa berdampak terhadap tumbuhnya kegiatan ekonomi baru di sekitar pabrik seperti kos-kos untuk karyawan, usaha makanan baik warung maupun rumah makan, juga transportasi umum yang melayani karyawan pabrik,” ungkap Encep.

“Kami harapkan masyarakat dapat bersama-sama menjaga keberlangsungan usaha ini. Serta saling menjaga agar tidak ada gejolak yang menyebabkan investor lain enggan menanamkan investasinya di daerah sekitar. Kalau aman dan nyaman, ada investasi, lapangan kerja bisa terbuka luas,” lanjutnya.

Sementara General Manager PT Long Rich Indonesia Tsai Yi Chang mengatakan pada pelaksanannya Bea Cukai senantiasa memberikan arahan kepada perusahaan. Sehingga, nantinya tidak ada masalah dalam proses bisnis kepabeanan di perusahaan. Nantinya juga, perusahaan akan menambah karyawan guna meningkatkan produksi sesuai target dan proyeksi yang ditetapkan oleh manajemen perusahan.

“Fasilitas terkait penangguhan Bea Masuk dan Pajak Impor ini sangat bermanfaat bagi kami. Karena kami diberikan kesempatan untuk lebih berkembang dengan pengurangan biaya tersebut. Apalagi kita baru bangun pabrik ini di tahun 2018 dan saat ini sudah bisa ekspor ke USA. Kami yakin ini akan terus meningkat,” ungkap Tsai Yi Chang.

Pada kesempatan itu, pihak manajemen juga terimakasih kepada pemerintah atas pelayanan sangat baik yang telah diberikan kepada Negara walaupun masih dalam kondisi pandemi Covid-19. “Semoga hubungan kerjasama ini dapat berlangsung terus dan kami akan melaksanakan segala arahan pemerintah dengan sebaik-baiknya. Harapan kami, dengan dukungan pemerintah ini, perusahaan kami akan lebih besar dan maju, menyerap lebih banyak tenaga kerja dan menjadi lebih baik lagi,” tutupnya. (jrl/opl)