Breaking News! Ganjil Genap Diberlakukan di Wisata Paralayang Majalengka Mulai Hari Ini

oleh -53 views
ganjil-genap-paralayang-majalengka
Wisata Paralayang.

MAJALENGKA – Satlantas Polres Majalengka memberlakukan ganjil genap di akses jalan menuju objek wisata Paralayang, mulai hari ini, Jumat hingga Minggu (17-19/9/2021).

“Kendaraan Pribadi Yang Berplat Nomor tidak sesuai tanggal (Ganjil/Genap) Pada hari Tersebut akan di Putarbalikan,” demikian disampaikan Satlantas Polres Majalengka.

Pemberlakukan ganjil genap selama tiga hari, dengan waktu sebagai berikut:

  • Jumat (17/9/2021) mulai pukul 14.00-17.00 WIB
  • Sabtu (18/9/2021) mulai pukul 08.00-17.00 WIB
  • Minggu (19/9/2021) mulai pukul 08.0017.00 WIB

Dalam ketentuan gage ini, tentunya hari ini berlaku untuk kendaraan ganjil. Berlaku juga pengecualian untuk kendaraan pemadam kebakaran, ambulans, mobil jenazah, tenaga medis, kendaraan dinas TNI/Polri dan kondisi darurat lainya.

Sayangnya, pemberlakuan ganjil genap ini minim sosialisasi. Banyak yang mengaku kaget dengan tiba-tiba diberlakukannya kebijakan ini.

Kabupaten Majalengka sendiri, saat ini ada di Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Kasatlantas AKP Luky Martono mengatakan, kebijakan itu seiring dengan mulai dibukanya objek wisata, pasca-Majalengka ditetapkan sebagai daerah dengan PPKM Level 2.

Dikatakannya, dengan status level 2, dikhawatirkan akan banyak pengunjung yang berlibur ke objek wisata, khususnya Paralayang yang berimbas terjadinya kerumunan.

“Majalengka kan sudah di level dua dan masyarakat tahu itu. Otomatis ada kelonggaran aktivitas. Jadi mereka merasa bisa main nih. Nah kami antisipasi ke tempat wisata jangan sampai ada lonjakan siginifikan biarpun dinas sudah memberlakukan pembatasan 25 persen dari kapasitas,” kata Kasat.

Kendati demikian, Luki mengatakan, pemberlakuan itu hanya diterapkan di objek wisata Paralayang saja. Dijelaskannya, kebijakan itu masih bersifat uji coba.

“Paralayang ini sifatnya baru uji coba, sambil menunggu data lokasi wisata mana saja yang ramai,” kata dia. (yud/ono)

Baca juga: