Selain di Grage Mall, Pembobol Juga Pernah Beraksi di ATM Jl Perjuangan

oleh -389 views
pembobol-atm-kota-cirebon
Para pelaku pembobol ATM di sjeumlah tempat di Kota Cirebon dihadirkan dalam ekspos di Polres Cirebon Kota. Foto: Dedi Haryadi/radarcirebon.com

CIREBON – Sindikat pembobol ATM yang beraksi di sejumlah tempat di Kota Cirebon, tidak hanya melakukan kejahatan di Gerai ATM Grage Mall. Diketahui, mereka juga pernah beraksi di Jl Perjuangan.

Di wilayah Kota Cirebon, diketahui pelaku beraksi dua kali pada Selasa, 7, September 2021. Yakni pukul 10.30 dan 13.30 WIB.

Pertama, pelaku melancarkan aksinya di Gerai ATM Grage Mall, Jl Tentara Pelajar. Kemudian beraksi kembali di Gerai ATM Indomaret Jl Perjuangan.

Adapun uang yang berhasil digasak pelaku sejumlah Rp14 juta. Dari lima orang pelaku, 4 diantaranya sudah tertangkap dan 1 lagi masih buron.

Modus yang dilakukan pelaku, adalah mengganjal card reader ATM. Kemudian berpura-pura membantu korbannya.

Di gerai ATM Grage Mall, pelaku berhasil menggasak uang nasabah sebesar Rp 14 juta.

Kapolres Cirebon Kota AKBP M Fahri Siregar didampingi Waka Polres Ciko Kompol Ahmat Troy Aprio dan Kasat Reskrim AKP I Putu Asti Hasti Hermawan mengungkapkan para tersangka sudah beraksi 18 kali membobol mesin ATM.

“Untuk di wilayah Kota Cirebon sebanyak 10 kali, Kabupaten Cirebon sebanyak 5 kali dan Kabupaten Indramayu 3 kali. Untuk tersangka Mer dan Per merupakan residivis kasus yang sama di Sukabumi,” ungkapnya saat menggelar jumpa pers di Mapolres Cirebon Kota, Sabtu (18/9).

Berbekal Rekaman CCTV

Sementara itu, tersangka Mer dan Per mengaku memiliki kemampuan ganjal mesin ATM belajar dari YouTube.

Masih di tempat yang sama Kasat Reskrim AKP I Putu Asti Hasti Hermawan memaparkan, para tersangka dibekuk berdasarkan hasil rekaman CCTV yang ada di gerai ATM.

“Baru dua orang korban yang melaporkan kasus ini kepada kami. Setelah kami pelajari hasil rekaman CCTV, kami langsung memburu para pelaku dan akhirnya berhasil kami tangkap,” paparnya.

Ditambahkan Kasat, para pelaku mencari gerai atau mesin ATM yang sepi dari keramaian.

“Mereka beraksi di gerai-gerai yang sepi dan pengawasannya kurang seperti di Mal dan minimarket. Jadi kami mengimbau kepada masyarakat yang pernah menjadi korban untuk segera melapor ke Polres Ciko. Kasus ini masih terus kami kembangkan untuk mencari pelaku lainnya,” pungkasnya. (rdh)