Kena Razia Satpol PP di Watubelah, Mengaku Keponakan Bupati

oleh -1.766 views
razia-kosan-satpol-pp-kabupaten-cirebon
Satpol PP Kabupaten Cirebon melakukan pendataan dan pembinaan kepada pasangan bukan suami istri yang tertangkap basah berduaan di hotel maupun kosan. Foto: Cecep Nacepi/Radar Cirebon

CIREBON – Belasan orang bukan pasangan suami istri sah terjaring razia pekat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon, di kawasan Gronggong dan Watubelah, yang menyasar hotel melati dan kosan.

Mereka, terpergok sedang ngamar di sejumlah hotel melati.

Dalam operasi tersebut, penyidik dari Satpol PP sudah mengantongi sejumlah nama hotel yang biasa dijadikan tempat mesum. Dengan menggandeng Denpom TNI AD.

Terpantau oleh Radar Cirebon, di salah satu kosan di Kelurahan Watubelah, Kecamatan Sumber ada juga yang merupakan pasangan suami istri sah marah-marah tidak terima kepada petugas Satpol PP.

Lantaran, keduanya merasa terganggu. Mereka mengaku ponakan bupati, dan suaminya mengaku anaknya pejabat Kadin Kota Cirebon.

Bahkan, mereka mengancam petugas dengan meminta nama anggota Satpol PP yang kakinya sempat masuk ke kosannya.

“Saya keponakan bupati. Suami anak Pak Kadin Kota Cirebon. Saya tidak suka dengan penggeledahan ini, karena caranya anggota masuk ke dalam tidak sopan. Saya sedang tidur, merasa terganggu,” kata perempuan yang tidak disebut namanya itu, Rabu malam (6/10/2021).

Namun, anggota Satpol PP yang memimpin operasi itu menjelaskan hanya menjalankan sesuai dengan SOP yang berlaku. Bahkan, yang menggedor pintu pun penjaga kosan.

“Kami tidak tahu, apakah suami istri atau bukan. Kami hanya menjalankan SOP, dan ada surat tugasnya. Sasaran kami tindak asusila,” kata Kasi Opdal Satpol PP Kabupaten Cirebon, Novan kepada pasutri yang mengaku keponakan bupati.

Berita berlanjut di halaman berikutnya…

Baca juga: