Miris! Kondisi Shelter Bus Seperti Rumah Hantu

oleh -25 views
Kondisi halte kapsul Trans Metro Bandung di kawasan Jalan Sukabumi/Ist

KONDISI shelter-shelter bus yang ada di Kota Bandung membuat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung Ema Sumarna risih karena banyak yang tak terawat dan rusak. Bahkan, Ema menyebut shelter-shelter tersebut sebagai “rumah hantu”.

“Saya kebetulan tadi pagi olahraga di rumah dinas, masuk ke Jalan Pasteur itu ada shelter yang mirip kapsul kurang terpelihara, kemudian kayak barang rongsokan, ini saya akan tertibkan,” kata Ema di Balaikota Bandung, Rabu (13/10).

“Saya sedang mengevaluasi Dishub (Dinas Perhubungan) itu mengenai shelter, kan banyak shelter yang seperti rumah hantu,” tambahnya.

Ema mengurai, setidaknya ada 16 shelter yang perlu diperbaiki. Selain shelter, pihaknya juga telah memetakan Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang tidak terurus dengan baik.

“Alhamdulillah pak Asda 3 (Asisten Daerah), sudah merapatkan itu, dan nanti rencananya akan ada target oleh kita ada 16 shelter atau halte yang akan ditertibkan termasuk JPO-JPO yang sekarang ini jadi seperti barang rongsokan tidak berfungsi itu ada lima sasaran yang akan kita garap,” ujarnya.

Dikutip kantor berita RMOLJabar Menurut Ema, shelter dan JPO yang tidak terawat kerap dijadikan sebagai tempat tinggal orang dengan status Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).

“Jadi kita harus tentukan titik yang tepat, kita tidak ingin JPO hanya kamuflase untuk mengakomodasi kepentingan tertentu,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Transportasi (SPT) Dishub Kota Bandung, Suharmaji mengungkapkan ada 349 buah shelter terdiri dari 53 TMB, 265 halte angkutan umum, dan 31 JPO dalam kondisi rusak.

Menurutnya kerusakan mayoritas akibat ulah oknum masyarakat yang tidak bertanggungjawab.

“Itu semuanya kondisinya rusak akibat ulah tangan jail oknum warga yang tidak bisa menjaga fasilitas publik. Dan itu perlu perbaikan,” kata Suharmaji.(*)