CIAMIS – Siswa MTs Harapan Baru, Kecamatan Cijantung, Kabupaten Ciamis, tenggelam di Sungai Cileueur saat melakukan susur sungai dan kegiatan pramuka.

Sejauh ini, diketahui 11 siswa meninggal dunia akibat kejadian itu. Sementara 2 siswa lainnya dalam penanganan intensif di RSUD Ciamis.

Berdasarkan data Basarnas, total terdapat 21 siswa yang tenggelam. Dan 10 diantaranya dinyatakan selamat.

Kepada Desa Utama, Aep Jam’an mengatakan, kecelakaan bermula saat ada siswa yang terpeleset.

Siswa tersebut berpegangan ke siswa yang lainnya, sehingga menyebabkan belasan siswa tenggelam ke sungai.

“Siswa yang lain ikut terbawa ke dalam arus sungai,” kata Aep, kepada wartawan.

Aep menyebut, di lokasi sungai tersebut terkenal rawan karena memiliki pusaran air yang menjurus ke dalam.

Yang memprihatinkan, diduga penanggung jawab acara tidak mengetahui adanya siswa yang tenggelam, sampai pukul 17.00 WIB ditemukan 1 siswa yang sudah meninggal.

Di lain pihak, Pengurus Pesantren Cijantung Rifai mengungkapkan, pihaknya tidak mengetahui ada kegiatan susur sungai.

Rifai menyatakan, pihak Mts Harapan Baru tidak memberikan informasi dan meminta izin pada Pesantren Cijantung terkait kegiatan tersebut.

Kepala Kantor Basarnas Bandung Deden Ridwansah mengatakan, pihaknya telah mengevakuasi korban selamat maupun meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Berdasarkan laporan yang diterima Basarnas Bandung, kegiatan itu melibatkan 150 siswa untuk kegiatan menyusuri sungai di Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeunjing, Ciamis. (yud/jpnn)

Baca juga: