Tasyakur Khotmil Quran sekaligus Imtihan TPQ Uswatun Hasanah

oleh -44 views
KHOTMIL QURAN: Santri TPQ Uswatun Hasanah Kompleks Pelabuhan RW 10 Samudra Asih, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti, mengikui prosesi Tasyakur Khotmil Quran dan Imtihan TPQ Uswatun Hasanah, Sabtu (16/10).FOTO: ABDULAH/RADAR CIREBON

CIREBON – Suasana khidmat terasa di acara Tasyakur Khotmil Quran ke-8 dan Imtihan TPQ Uswatun Hasanah, di Kompleks Pelabuhan, RW 10 Samudra Asih, Kelurahan Larangan, Kecamatan Harjamukti.  Santri yang mengikuiti Khotmil Quran terlihat cekatan dan fasih membaca Alquran dengan metode Qiroati.

Tampak hadir Nasuha Faqih MESy, selaku pengasuh TPQ Uswatun Hasanah, Kepala TPQ Nurlaela Junaedi, General Manager PT Pelindo Tri Susila Prawoto, perwakilan Yayasan Uswatun Hasanah, Penyuluh Agama Kecamatan Harjamukti  Edi Turbana MM, dan Seklur Kelurahan Larangan Lukmanul Hakim SE. Hadir pula Koordinator Pendidikan Alquran Metode Qiraati Cabang Cirebon Amanah Buku Kyai Nashihin Maulani, serta Koordinator Kecamatan 02 Kota Cirebon Amanah Buku Ust Achmad Baihaqi Thohir. 

Ketua Pelaksana, Ustad Bakri mengatakan, Khotmil Quran ke-8 ini diikuti sebanyak santri 20 santri, terdiri dari 9 laki-laki dan 11 perempuan. “Semoga ini semua menjadi amal jariah kita. Mohon maaf apabila ada hal-hal yang kurang berkenan,” kata Bakri.

Pengasuh TPQ Uswatun Hasanah, Nasuha Faqih MESy mengatakan, Tasyakur Khotmil Qurna ke-8 tersebut sekaligus Imtihan TPQ Uswatun Hasanah. Tasyakur Khotmil Quran ini, masih kata Nasuha, bagian dari rasa syukur setelah santri menyelesaikan pembelajaran Alquran denga metode Qiraati. Untuk itu, sebagai ungkapan rasa syukur, maka digelar acara ini.

“Santri bahkan diuji langsung oleh orang tua santri atau Korcab tentang kemampuan membaca Alquran,” ujarnya.

”Mereka yang mengikuti khataman, sebanyak 20 santri.  Ini sebenarnya 15 persen dari jumlah santri TPQ. Butuh kesabaran selama belajar membaca Alquran metode Qiraati. Ketika santri-santri lulus, maka orang tua dan guru-guru yang mengajar, turut berbahagia, karena anak didiknya telah lulus,” bebernya.

Nasuha berharap kepada orang tua untuk tetap menjaga putra-putrinya agar tetap belajar Alquran dalam kesehariaan. Karena, sebagai langkah awal untuk mempelajari nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran. (abd/adv)