Jurnalis TV Tingkatkan Kompetensi

oleh -24 views
UKJ: Sejumlah jurnalis televisi mengikuti uji kompetensi di Hotel Aston, Kota Cirebon, Sabtu-Minggu (6-7/11).FOTO:Jerrell/radar Cirebon

CIREBON – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Cirebon Raya menggelar Uji Kompetensi Jurnalis TV (UKJTV) 2021 di Hotel Aston, Kota Cirebon, Sabtu-Minggu (6-7/11). Dalam kesempatan tersebut, turut hadir di antaranya Bupati Cirebon Drs H Imron Rosyadi MAg, Wakil Walikota Cirebon Eti Herawati, dan Kapolres Ciko AKBP M Fahri Siregar.

Ketua Umum IJTI Herik Kurniawan menjelaskan, UKJ yang digelar di Cirebon merupakan rangkaian uji kompetensi terakhir yang dilakukan dalam tahun 2021.

“UKJ merupakan komitmen kami untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme jurnalis televisi di seluruh Indonesia,” tutur Herik. 

Uji kompetensi ini juga merupakan kesepakatan bersama antara pemimpin media massa dengan organisasi pers untuk menentukan standar kompetensi jurnalis. Selanjutnya standar kompetensi tersebut akan dikukuhkan dalam keputusan Dewan Pers.

“Melalui UKJ ini dapat menciptakan pola kerja jurnalis untuk dapat menjalankan profesinya dengan baik. Semua orang bisa menjadi wartawan, namun tidak semuanya berkompeten,” tutur Herik.

Ketua IJTI Cirebon Raya Faizal menambahkan, UKJ ini menjadi tolok ukur untuk meningkatkan daya tawar atau promosi bagi para jurnalis di medianya masing-masing.

“UKJ ini tidak sekadar hanya menguji pengetahuan dan menulis saja, namun juga menguji penguasaan teknik produksi berita televisi dan teknologi sesuai bidangnya masing-masing,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Cirebon Dra Hj Eti Herawati mengharapkan UKJTV dapat meningkatkan wawasan dan profesionalitas wartawan TV. “Kita senantiasa bermitra dengan para wartawan ini. Diharapkan melalui UKJ ini dapat meningkatkan wawasan. Apalagi ini saya lihat ada teman-teman yang di Jabar,” ungkap Eti.

Selain itu Eti mengungkapkan, kritikan, sentilan, dan masukan dari para wartawan sangatlah penting agar pembangunan di Kota Cirebon bisa berjalan ke arah yang lebih baik.

“Sehingga kami bisa senantiasa melakukan introspeksi. Saya juga minta kepada pejabat di lingkungan Pemkot Cirebon untuk tidak anti baik kepada wartawan maupun masukan-masukan dari wartawan,” ujarnya.

Senada, Bupati Cirebon Imron Rosyadi mengungkapkan wartawan perlu memiliki kemampuan yang mumpuni dalam penyebaran informasi. Sehingga, perlu adanya penyegaran kembali materi dan uji kompetensi ini.

“Perlu sekali wartawan memiliki kemampuan yang mumpuni agar informasi bisa terserap dengan baik. Agar informasi itu bisa dijadikan rujukan atau pegangan untuk memberikan suatu perintah-perintah terhadap bawahan kami,” kata Imron. (jrl)