LPM UGJ Kolab dengan Kemendikbudristek Bantu UMKM di Kuningan

oleh -125 views
Sentra UMKM dodol salak nyalira di Desa Cimara, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten kuningan mendapat program bantuan hibah. (Foto: Istimewa)
Sentra UMKM dodol salak nyalira di Desa Cimara, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten kuningan mendapat program bantuan hibah. (Foto: Istimewa)

CIREBON – Sentra UMKM dodol salak nyalira di Desa Cimara, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan mendapat program bantuan hibah atas kerjasama Lembaga Pengabdian Masyarakat universitas Swadaya Gunung Jati (UGJ) dengan Direktorat Riset dan Pengabdian kepada masyarakat (PKM) Kemendikbudristek yang telah mendanai kegiatan PKM pada UMKM Dodol Salak.

UMKM Dodol Salak Nyalira milik Ibu Asweti mendapatkan dua alat yakni penggilingan dan mesin aduk. Dengan keberadaan dua alat tersebut, produksi dodol salak yang sebelumnya menggunakan cara tradisional kini lebih modern dan hasil produksi bisa leboh efektif dan efisien.

Kegiatan PKM UGJ ini diketuai oleh Agi Syarif Hidayat selaku dosen Fakultas Ekonomi dengan anggota Ida Setya Wahyu Atmaja dosen pertanian serta Mardiyani dosen ekonomi.

Agi Syarif Hidayat selaku ketua kegiatan PKM UGJ mengatakan, kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Penerapan effective manufacturing management pada proses bisnis olahan salak ini dilakukan guna meningkatkan skala bisnis.

“Melalui efektifitas proses produksi dengan penggunaan teknologi yang lebih baik. Selain itu, penambahan kapasitas penjualan berbasis IT serta adanya bisnis plan yang terencana untuk keberlansungan usaha,” katanya.

Dijelaskan Agi, Desa Cimara merupakan sentra produksi buah salak di Kabupaten Kuningan.

“Terdapat satu UMKM yang bernama KWI Ciremai yang melakukan proses produksi olahan buah salak menjadi dodol salak sejak tahun 2011 dengan hasil produksi yang sudah dipasarkan di sentra oleh oleh Kuningan dan Cirebon,” pungkasnya. (rdh/rls)

Baca juga: