MAKASSAR – Konflik diduga melibatkan mahasiswa asal Bone dengan Palopo kembali pecah.

Asrama Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) diserang oleh Orang Tidak Dikenal (OTK), Minggu 28 November sekitar pukul 02.00 Wita dini hari tadi.

Dari informasi yang dihimpun asrama IPMIL yang terletak di Jalan Sungai Limboto Makassar itu tiba-tiba diserang OTK yang berjumlah sekitar 14 orang.

Beberapa jam pasca penyerangan di asrama IPMIL, asrama Kesatuan Pelajar Mahasiswa (KEPMI) Bone yang juga berada di Jalan Sungai Limboto, Makassar dilempar bom molotov.

Penyerangan asrama IPMIL berkaitan dengan penyerangan terhadap salah satu mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Islam Makassar (UIM), Jumat 26 November lalu.

Atas penyerangan itu, mahasiswa tersebut mengalami luka sabetan parang hingga menyebabkan kedua pergelangan tangannya hampir putus dan langsung dilarikan ke IGD RS Dr Wahidin Sudiro Husodo Makassar.

Hingga kini kondisi asrama telah diberi garis polisi dan masih dalam proses penyelidikan oleh Polsek setempat.

Kasubag Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando, mengatakan, pihaknya mengimbau kepada mahasiswa yang jadi korban atas penyerangan itu agar tenang dan menyerahkan persoalan ini ke polisi.

“Pokoknya masih diselidiki pelaku dan motifnya. Masyarakat diimbau tenang dan tidak terprovokasi. Kita masih melakukan penyelidikan,” katanya.

Pihaknya juga belum memastikan soal pelaku penyerangan itu. Apakah juga seorang mahasiswa atau orang luar.

“Kita imbau masyarakat tidak terprovokasi. Ini oknum-oknum saja,” tambahnya.

Sekadar diketahui, dua hari berturut-turut, ada tiga kali penyerangan yang dilakukan oleh OTK menggunakan senjata tajam dan senjata rakitan di Makassar. (yud/radar bone/fajar)

Baca juga: