Pangkas Kesenjangan Ekonomi Kota dan Desa, Ridwan Kamil: Caranya Melalui Digital

oleh -25 views
Ridwan-Kamil-pesantren
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. (Foto: Biro Adpim Jabar)

BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan dengan memperkuat digitalisasi desa pertumbuhan ekonomi dapat  merata di seluruh pelosok daerah.

“Digital itu adalah cara untuk mengurangi kesenjangan. Dengan digital, kegiatan bisa tetap produktif dengan mendekatkan yang jauh,” ujar Ridwan Kamil saat menjadi Panelis Katadata Virtual Event Regional Summit 2021: ‘Kolaborasi Tumbuhkan Ekonomi Digital di Daerah, dari Gedung Pakuan Kota Bandung, Senin (29/11/2021).

Dengan ilmu digital, kesenjangan di antara masyarakat perdesaan dan perkotaan bisa diminimalisasi. Apalagi, hal tersebut diperkuat lewat kolaborasi dengan semua stakeholders untuk mewujudkan perkembangan digitalisasi daerah.

“Jarak bisa dikurangi dengan skill digital, kolaborasi dengan seluruh pihak bisa mewujudkan perkembangan digitalisasi daerah,” katanya.

Berkat digitalisasi desa tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat meraih realisasi investasi tertinggi di Indonesia yakni mencapai Rp107 triliun pada periode Januari-September 2021.

“Di dalam investasi itu, kunci dari Jawa Barat tidak melakukan ekonomi jaga warung. Nah di dalam investasi itu terkandung potensi investasi digital,” imbuh gubernur.

Bahkan, perusahaan teknologi asal Amerika Serikat (AS) Amazon bakal membangun infrastruktur pusat data (data center) di Jawa Barat.

Saat ini juga, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama dengan marketplace PT Shopee Indonesia untuk mendukung inklusivitas digital.

Kolaborasi konkret tersebut menghadirkan satu buah unit laptop yang diberikan kepada 5.300 desa untuk mengakselerasi layanan digital.

“Itulah kenapa saya sedang mempersiapkan inklusivitas ekonomi digital. Kalau di kota smart city, di desa digital village. Inovation center di kota, di desa itu lebih bagaimana dia mengejar ketertinggalan melalui revolusi digital,” pungkasnya. (jun)

Baca juga: