Ridwan Kamil Putuskan Masuk Partai Di 2022

oleh -53 views
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil

GUBERNUR Jawa Barat, Ridwan Kamil memutuskan akan bergabung dengan salah satu partai pada 2022. Saat ini, dirinya masih fokus untuk menentukan partai mana yang akan dipilih untuk kontestasi politik ke depan. “Saya sudah haqul yakin kalau independen di level nasional tidak mungkin. Saya akan istikharah tahun depan masuk partai. Doakan saja,” ucap Emil, sapaan akrabnya, di Yogyakarta, Kamis (2/12).

Disamping itu, dirinya mengaku masih fokus menjalankan tugasnya sebagai gubernur. Sebab menurutnya, kinerja yang baik akan berdampak pada elektoral, sehingga masyarakat menghargai kinerja tanpa pencitraan. 

“Kalau survei naik turun, saya meyakini kembali bahwa dukungan itu dari akumulasi kerja. Fokus aja kerja, tapi kalau ngomongin survei politik, terlalu jauh sekarang. Survei itu relevan kalau berpasangan. Lebih realistis. Ini kontes berpasangan, bukan kontes individu,” katanya.

Meski demikian, dirinya mengapresiasi semua dukungan yang datang dari berbagai kalangan agar dirinya maju dalam kontestasi di level Pilpres. Hal itu akan menjadi semangat tersendiri. 

Sebaliknya, jika ada kritik atau bentuk apresiasinya tidak baik, maka dia akan menjadikannya sebagai bahan evaluasi.

“Saya tiap hari memperbaiki diri. Apakah survei jelek, saya evaluasi, kalau bagus, apanya yang bagus. Setiap hari harus ada perbaikan,” ungkapnya.

Maka dari itu, dirinya enggan memikirkan mengenai soal siapa yang akan menjadi pasangannya jika jadi berkontestasi untuk Pilpres 2024 nanti.

“Pelajaran dua kali Pilkada, pengantin itu ibarat Siti Nurbaya semua. Tidak pernah saya bisa memilih. Saya manut dengan perjodohan oleh situasi. Setelah dinikahkan, baru belajar mencintai. Yang ngatur jodoh itu bukan si pengantinnya, tapi diatur koalisi,” tuturnya.

Selain itu, Emil pun mengaku tak mempermasalahkan terkait posisi siapa yang nantinya menjadi Capres atau Cawapres.

“Kepemimpinan itu di mata tuhan sama saja. Bermanfaatkah dia dengan jabatan nomer 1, bermanfaatkan di mata rakyat dengan nomer 2. Nomer 1 dan 2 sama saja. Rakyat lebih sejahtera itu yang lebih penting,” tandasnya.(rmol)