Mangga Gedong Gincu Bisa Diekspor ke Jepang, Wamentan: Sekarang Kita Punya Atase Pertanian

oleh -89 views
Wakil Menteri Pertanian RI, Harvich Hasnul Qolbi saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Cirebon didampingi langsung oleh Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg, Kamis (2/11/2021). (Foto: Diskominfo Kabupaten Cirebon)
Wakil Menteri Pertanian RI, Harvich Hasnul Qolbi saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Cirebon didampingi langsung oleh Bupati Cirebon, Drs H Imron MAg, Kamis (2/11/2021). (Foto: Diskominfo Kabupaten Cirebon)

CIREBON – Produk pertanian Indonesia sangat memungkinkan untuk menjadi nomor 1 (satu) di pasar luar negeri.

Sebab, saat ini Indonesia sudah memiliki 14 Atase Pertanian yang tersebar di dunia. Mulai dari Tokyo, Washington DC, Amsterdam hingga Roma.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Harvick Hasnul Qolbi menghadiri diskusi dengan para kelompok tani di Kedai Kopi Gincu, Desa Sedong Lor, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon, Kamis (2/12/2021).

“Begitu pertama kali saya jadi Wakil Menteri, saya langsung zoom dengan mereka. Saya push mereka, ayo berinovasi dan kembangkan. Kita bisa banjiri Eropa dengan petai, kita bisa banjiri dengan jengkol, misalnya. Kenapa nggak? Ini baik secara bercanda maupun serius, memungkinkan sekali,” ucapnya.

Maka, dalam kesempatan tersebut, Wamentan Harvick pun meminta kepada Kelompok Tani Sami Mulya Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon yang menanam pohon mangga Gedong Gincu untuk bersurat kepadanya apabila punya keinginan agar produk pertaniannya bisa diekspor ke Jepang. Surat tersebut nantinya akan ia bahas bersama para Menteri Kabinet Kerja.

“Kalau semuanya pada ekspor, apa enggak luar biasa harapan kita semua, kita mau jadi lumbung pangan dunia?,” ungkapnya.

Kemudian, Wamentan Harvick juga meminta untuk memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) Pertanian.

Pasalnya, dari jumlah target penyaluran KUR nasional tahun 2021 sebesar Rp278 triliun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap sektor pertanian dapat menyerap 30 persen.

“Sektor pertanian memiliki porsi 30 persen seperti harapan Presiden Jokowi,” pungkasnya. (jun/git/fin).

Baca juga: