Satu Lagi Korban Pelecehan Unsri, Dosen Kirim Chat Aneh hingga Tanya Ukuran Bra

oleh -1.490 views
dosen-unsri-f
Keluarga mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsri mengecam segala bentuk tindak pelecehan seksual dan berjanji akan mengawal kasus yang dilaporkan ke polisi hingga tuntas. Foto : edho/sumeks.co

PALEMBANG – Korban pelecehan seksual oknum dosen inisial R yang melapor ke Polda Sumsel sudah ada tiga mahasiswi dari Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya atau Unsri.

Salah satunya mahasiswi Unsri berinisial D. Ia memberanikan diri melaporkan oknum dosen berinsial R pada Sabtu (4/12).

Sebelumnya mahasiswi C dan F melaporkan kasus yang serupa yakni merasa telah mendapat pelecehan melalui pesan WhatsApp.

“Saya sendiri mengalami pelecehan melalui Telegram,” ujar D mulai menceritakan.

Hingga saat ini D tidak habis pikir mengapa dia bisa menjadi korban pelecehan secara online yang disebutnya sudah dilakukan oknum dosen berinisial R,  karena sebelumnya tidak pernah ada pertemuan fisik sama sekali.

“Kirim chat yang aneh-aneh, ya jelas saya takut. Gimana mau ketemu, setiap ingin ke kampus saya sudah lebih dulu takut,” ungkap D.

Baca juga:

Oknum dosen tersebut mulai mengirimkan chat yang aneh-aneh, sejak D menghubunginya sebagai penguji dalam ujian kompre. Dan ternyata, chat itu dilanjutkan oknum dosen R dengan menghubungi D melalui Telegram pada 14 Juli 2021 lalu.

“Nomor ponsel saya terhubung langsung dengan akun medsos saya termasuk apilkasi Telegram. Dia, nge-chat saya dari Telegram dengan sistem 15 menit langsung hilang atau terhapus. Namun ada chat yang masih saya simpan sebagai bukti,” urai D.

Isi pesan yang dikirim oknum dosen R membuat D risih. D merasakan itu bukan sekadar basa-basi, malah dosen R tak segan mengirimkan pertanyaan yang membuat D merasa tidak nyaman.

“Awalnya biasa. Seperti nanya-nanya lalu ujungnya nge-chat minta kirim nomor rekening, katanya untuk kasih uang jajan. Langsung saya tolak dan tidak saya balas, karena saya pikir untuk apa dia kasih uang,” ceritanya lagi.