Harga Emas Naik, Investor Beralih Ke Data Inflasi AS

oleh -15 views
Ilustrasi Pixabay

HARGA emas bergerak naik, Selasa, karena perhatian investor beralih ke data inflasi Amerika yang akan dirilis pekan ini, yang dapat mempengaruhi kecepatan Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga.

Harga emas di pasar spot naik 0,2 persen menjadi USD1.782,39 per ounce pada pukul 01.40 WIB, demikian laporan  Reuters,  di Bengaluru, Selasa (7/12/2021) atau Rabu (8/12/2021) dini hari WIB. Emas berjangka Amerika Serikat ditutup menguat 0,3 persen menjadi USD1.784,70 per ounce.

“Tampaknya lebih merupakan pergerakan konsolidasi sekarang,” kata Craig Erlam, analis OANDA. Dia mengatakan pasar mengawasi pertemuan The Fed minggu depan dan investor mencari kejelasan lebih lanjut tentang suku bunga pada saat ketidakpastian seputar varian Omicron virus corona.

Trend pergerakan harga emas dunia (TradingView)

Laporan Indeks Harga Konsumen Amerika, Jumat, dapat mempengaruhi kebijakan moneter The Fed menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal pada 14-15 Desember.

Percakapan telepon Biden-Rusia diawasi dengan ketat karena ketidakpastian geopolitik apa pun akan mendukung emas, tetapi harga logam kuning bisa turun jika situasi Omicron tidak memburuk, kata Jim Wyckoff, analis Kitco Metals.

Presiden AS Joe Biden mengatakan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin, Selasa, bahwa Barat khawatir Rusia akan menyerang Ukraina dan memperingatkan “tindakan ekonomi dan lainnya yang kuat” sebagai hukuman jika Moskow memulai konflik militer.

Saham global menghijau, Selasa, karena kekhawatiran seputar varian Omicron mereda setelah pakar penyakit menular AS, Anthony Fauci, mengatakan kepada  CNN  “sepertinya tidak ada tingkat keparahan yang besar” sejauh ini.

Membatasi kenaikan emas, dolar menguat, meningkatkan harga logam kuning bagi pembeli yang menggunakan mata uang lain.

Platinum melonjak 1,7 persen menjadi USD953,06 per ounce, paladium bertambah 0,5 persen menjadi USD1.845,45 per ounce dan perak naik 0,6 persen menjadi USD22,49 per ounce.

Harga rata-rata emas, perak, dan platinum tahun depan akan hampir sama dengan 2021, sementara paladium akan turun, kata konsultan Metals Focus, memprediksi kelebihan pasokan semua logam kecuali perak. (git/fin)