Belum Diresmikan, Tapi Sampah Berserakan di Alun-alun Sangkala Buana

oleh -323 views
Salah seorang pengunjung tengah menunjukkan sampah plastik yang berserakan di sekitar Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan Cirebon, Rabu (5/1/2022). (FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM)
Salah seorang pengunjung tengah menunjukkan sampah plastik yang berserakan di sekitar Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan Cirebon, Rabu (5/1/2022). (FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM)

CIREBON – Belum diresmikan dan masih tahap finishing, Alun-alun Sangkala Buana yang berlokasi di depan Keraton Kasepuhan, Kota Cirebon tampak kotor oleh sampah.

Pantauan radarcirebon.com, Rabu (5/1/2022), suasana di Alun-alun Sangkala Buana Keraton Kasepuhan sudah mulai ramai dikunjungi warga dari berbagai daerah baik dalam maupun luar Cirebon.

Meski masih dalam tahap finishing, namun sejumlah fasilitas umum sudah terpasang seperti tempat sampah, kursi, lampu taman dan lainnya.

Namun sayang, indahnya ruang publik ini hilang karena di area tersebut masih penuh sampah yang berserakan. Bahkan, paving block alun-alun mulai ditumbuhi rumput liar hingga terkesan tidak diurus.

“Saya sengaja datang dari Pamengkang bersama keluarga ingin lihat langsung tempat ini. Bagus sih dan indah, tapi sayang banyak sampah berserakan,” ujar Umayah asal Pemengkang, Kabupaten Cirebon kepada radarcirebon.com, Rabu (5/1/2022).

Perlu diketahui, pengerjaan proyek revitalisasi Alun-alun Sangkala Buana menggunakan dana Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Pekerjaan ditargetkan rampung dalam 180 hari kerja dengan kontraktor pelaksana PT Anggadita Teguh Putra dengan anggaran sebesar Rp10,4 miliar.

Sementara, Direktur Badan Pengelola Keraton Kasepuhan (BPKK), Ratu Raja Alexandra Wuryaningrat mengimbau kepada masyarakat untuk sama-sama menjaga kebersihan dan merawat taman Sangkala Buana.

“Percuma direvitalisasi atau diperbaiki jika tidak didukung masyarakat dengan merawat dan menjaganya ini. Mari kita bersama-sama merawatnya agar tidak kembali kumuh seperti sebelum diperbaiki,” imbaunya. (rdh)

Baca juga: