Kisah Menyayat Hati Anak Terlantar di Pabuaran: Kalau Adik Bayi Menangis, Diberi Air Putih dan Gula

oleh -7.745 views
anak-terlantar-di-pabuaran-cirebon
Ketua KPAID Kabupaten Cirebon Hj Fifi Sofiah bersama Unit PPA Polresta Cirebon saat menjemput empat anak terlantar di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon.

CIREBON – Kisah empat anak terlantar di Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon sungguh menyayat hati. Setiap hari mereka dikurung di rumah, ditinggalkan tanpa makanan.

Kejadian ini, akhirnya diketahui KPAID Kabupaten Cirebon yang mendapatkan informasi dari warga bahwa ada anak yang ditelantarkan orang tua.

Empat anak tersebut masing-masing berusia 6 bulan, 1,5 tahun, 4 tahun dan 5 tahun.

Setiap harinya mereka ditinggalkan sang ibu tanpa makanan, sehingga kerap merasakan kelaparan.

Anak paling besar dari keluarga tersebut yang berusia 5 tahun mengaku, adik-adiknya sering menangis karena menahan lapar. Apalagi, ada yang usianya masih 1,5 tahun dan 6 bulan.

Untuk membuat adiknya berhenti menangis, seringkali dia hanya memberikan air putih dicampur gula.

“Sering anak yang masih bayi ini menangis. Jadi sama kakaknya cuma dikasih air putih sama gula. Tidak ada susu, tidak ada makanan,” kata Ketua KPAID Kabupaten Cirebon, Hj Fifi Sofiah yang mengunjungi keempat anak itu.

Dia kemudian memutuskan membawa empat anak tersebut ke rumah aman agar secara kesehatan dapat dipulihkan, juga dicukupi giji dan vitaminnya.

Sebab, dia menduga, dua dari empat anak tersebut menderita busung lapar karena perutnya terlihat membuncit.

“Waktu saya datang yang dua ini sudah lunglai. Jadi buat nangis saja sudah nggak bisa,” kata Fifi, kepada radarcirebon.com, Kamis (13/1/2022).

Berita berlanjut di halaman berikutnya…

Baca juga: