7 Rumah Retak Diduga Akibat Kegiatan Blasting Pertambangan

oleh -15 views
pemerintah Desa Mekarsari melakukan peninjauan ke lokasi akses jalan lingkungan

CIANJUR – Tujuh rumah di Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur mengalami kerusakan diduga dari kegiatan blasting pertambangan.

Dari tujuh rumah tersebut empat diantaranya semi permanen, dan tiga rumah lainnya permanen beserta satu musala.

Kepala Desa Mekarsari, Ayi Jana, mengatakan, bahwa saat ini pihak perusahaan sedang berembuk untuk melakukan langkah perbaikan terhadap rumah yang terdampak.

“Ia benar, tapi dari pihak perusahaan sudah berembuk untuk melakukan langkah perbaikan terhadap rumah yang terdampak,” katanya. Kamis (13/1/2022).

Ayi mengatakan bahwa perusahaan tersebut telah lama beroperasi dan melakukan blasting, namun ia tidak mengetahui secara persis kapan dan berapa kali peledakan itu dilakukan.

Kaitan dengan permintaan warga yang ingin segera direlokasi, Ayi mengatakan bahwa memang harus segera direlokasi, mengingat zonasi terdampak sudah tidak layak untuk dihuni.

“Tentu kami respons dengan baik, karena memang harapan kami seperti itu, karena apa, zonasi yang sekarang terdampak sudah tidak layak dijadikan tempat hunian,” ujarnya.

Ia mengatakan, sebagai antisipasi pemerintah Desa Mekarsari berupaya langsung koordinasi dan bersilaturahmi dengan perusahaan terkait untuk segera menindaklanjuti usulan masyarakat melalui pemerintah Desa agar ada relokasi tempat tinggal baru.

“Itu sudah kami sampaikan, tinggal menunggu langkah terbaik dari perusahaan tersebut,” katanya.(yis)

BACA JUGA:

·  Ustadz Yusuf Mansur Digugat 98 Triliun, Kerugian Imateriil Rp100 Miliar, Dianggap Telah Ingkar Janji Investasi

·  14 Kasus Omicron Jawa Barat, Termasuk Cirebon, Indramayu, Majalengka