Kapangeranan Mertasinga Bongkar Kejanggalan Penobatan Pangeran Kuda Putih, Penobatan di Sidomba sampai Trah yang Diragukan

oleh -9.710 views
kepangeranan-mertasinga
Pernyataan sikap Kepangeranan Mertasinga.

Pencerahan agar Masyarakat Tidak Bingung

  • Seorang yang menjadi sultan patut menurut hukum adalah keturunan langsung dari sultan sebelumnya, yang dibuktikan dengan putusan pengadilan tentang ahli waris atas harta peninggalan sultan sebelumnya. Ketika tidak ada harta peninggalan leluhurnya maka bisa disebut sultan palsu.
  • Pemindahan pemerintah Keraton Kasepuhan Cirebon ke Kabaten Kuningan ngawur. Tidak memahami UU 11 tahun 2010 tentang cagar budaya, karena keraton bukan pemerintahan.
  • Penggalangan dukungan untuk pemerintah mengosongkan Keraton Kasepuhan adalah ajakan menyesatkan dan tidak memahami hukum acara perdata tentang eksekusi. Yang seharusnya berdasarkan perintah pengadilan.
  • Staat Turunan dan Gelar Heru Rusyamsi telah mengacak-acak tatanan pepakem dan adat sejak dahulu di Keraton Kasepuhan.
  • Staat turunan Heru Rusyamsi yang diberikan adalah karangan sendiri yang sudah ditambahkan sendiri, di mana bentuk font/tulisannya berbeda dengan aslinya.
  • Heru Rusyamsi yang menunjukkan gelar Pangeran Kuda Putih mengatasnamakan Keraton Kacirebonan dan Keraton Kaprabonan diduga palsu, hal itu dilihat dalam dua kop surat sekaligus dalam satu lembar surat.

Raden Udin Kaenudin mengungkapkan, pencerahan tersebut disampaikan agar masyarakat Indonesia tidak terkecoh dan bingung dengan polemik yang ada.

Pihaknya mengajak masyarakat Indonesia dan masyarakat Cirebon untuk lebih bijak menyikapi polemik Kesultanan Kasepuhan Cirebon. (rdh)

Baca juga: