Menkes Budi: Dari 500-an Pasien Covid-19 Omicron, 3 Orang Butuh Oksigen

oleh -23 views
puncak-Omicron-awal-maret
Ilustrasi

TOTAL pasien Covid-19 varian Omicron saat ini sudah lebih dari 500 orang. Paling banyak didominasi oleh pelaku perjalanan luar negeri.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menuturkan bahwa meski menular dengan sangat cepat, namun gejala pasien Omicron tergolong lebih ringan. Sehingga tingkat perawatan untuk pasien dengan gejala sedang maupun berat yang membutuhkan perawatan di RS, presentasenya jauh kebih rendah dibandingkan varian Delta.

“Di negara-negara yang mengalami puncak kenaikan kasus Omicron hospitalisasinya (angka perawatan) antara 30-40 persen dari hospitalisasi delta, jadi walaupun penularan dan kenaikannya lebih cepat dan tinggi, tapi hospitalisasinya lebih rendah,” ungkapnya dalam keterangan resmi Kemenkes, Selasa (18/1).

BACA JUGA:Ramadan Tinggal 75 Hari Lagi, tapi Omicron Sudah Membayangi

Di Indonesia, kata dia, juga mengalami hal serupa. Dari total 500-an kasus konfirmasi Omicron sebagian besar gejalanya ringan bahkan tanpa gejala. Dan hanya 3 pasien yang membutuhkan oksigen tambahan.

“Hanya 3 yang membutuhkan oksigen. Proses recovery juga lebih cepat, tercatat sekitar 300 pasien telah dinyatakan sembuh dan sudah diperbolehkan pulang,” tuturnya.

Dengan berbagai kesiapsiagaan yang telah disusun oleh pemerintah untuk mencegah dan mengendalikan puncak gelombang kenaikan kasus Omicron, menurutnya pemerintah meminta masyarakat untuk tetap tenang, selalu berhati-hati dan waspada. Yang terpenting tetap wajib disiplin protokol kesehatan. Selain vaksinasi, segera dapatkan vaksin booster untuk meningkatkan antibodi.

“Protokol 5M lalu vaksinasi. Dan harus dilaksanakan beriringan untuk memberikan perlindungan dari ancaman penularan Covid-19 varian Omicron yang sangat cepat,” jelasnya.(jp)