Silaturahmi ala Oknum LSM, Bikin Pemilik e-Waroeng Greget

oleh -3.813 views
Oknum-LSM-sering-Minta-jatah-penerima-bantuan-PKH
Keluarga penerima manfaat yang mendapat bantuan dari pemerintah. Foto: Ist

CIREBON – Oknum mengatasnamakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), seringkali membuat risi para pemilik elektronik warung (e-Waroeng).

Berdalih silaturahmi, para oknum LSM ini mendatangi pemilik e-waroeng untuk meminta sejumlah uang, jika pembagian bantuan sosial (bansos) selesai digelar.

Baca Juga!

“Seolah-olah kita seperti punya utang kepada mereka,” ujar Mamat, pemilik e-waroeng di Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon.

Dalam penunjukan dirinya menjadi e-waroeng, Mamat tidak punya kewajiban kepada para oknum LSM ini memberikan ‘jatah’.

Dirinya yang ditunjuk pihak bank untuk menjadi e-waroeng, sebelumnya sudah memiliki usaha warung kecil-kecilan di depan rumahnya.

Video!

Hal tersebut menjadi acuan pihak bank, karena bantuan yang digulirkan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus dikelola e-waroeng.

Rupanya, uang yang bergulir dalam bentuk dana bantuan bagi KPM yang dikelola e-waroeng itu, jadi perhatian oknum LSM untuk mendapat bagian.

Baca Juga!

“Sekalinya dikasih, malah balik tanya, berapa ini?” ketus mamat, jika memberikan uang dalam bentuk amplop.

Mamat berharap, kalau pun dirinya harus memberikan sejumlah uang kepada para oknum LSM tersebut, tidak terkesan dipaksa.

“Kami juga mengerti, tetapi jangan seperti itu, kami seolah-olah dipaksa,” harapnya.

Hal yang sama juga dirasakan para pemilik e-waroeng di Kecamatan Beber, mereka kerap didatangi para oknum LSM berdalih silaturahmi.

“Bantu juga ngak, kok kita harus ngasih,” ujar salah satu pengelola e-waroeng di salah satu desa di Kecamatan Beber ini. (brd)