Istri Prabu Siliwangi dari Majalengka, Nyi Ambet Kasih yang Juga Terusir dari Istana Pajajaran

oleh -12.250 views
kamar-nyi-rambut-kasih-pendopo-majalengka
Kamar Nyi Rambut Kasih di Pendopo Bupati Majalengka. Foto: Ono Cahyono/Radar Majalengka

MAJALENGKA – Istri Prabu Siliwangi dari Majalengka dkkenal dengan nama Nyi Rambut Kasih. Ia juga kerap disebut Ambet Kasih.

Kisah tentang Ambet Kasih tertera dalam Naskah Lontar “Carita Ratu Pakuan” yang disimpan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (PNRI) dalam kropak 410. Diperkirakan ditulis akhir abad ke-17 atau awal abad ke-18.

Disebut-sebut bahwa Prabu Siliwangi dari Nyai Ambetkasih/Rambutkasih tidak memiliki anak dan dalam kisah legenda Majalengka, Nyai Ambetkasih berakhir dengan ‘ngahiyang’ alias menghilang.

Sementara di Babad Pasir yang menceritakan cikal bakal kerajaan Dayeuh Luhur (Kabupaten Cilacap) dan Kerajaan Pasir Luhur (Banyumasan), juga ada nama Ambet Kasih.

Ambetkasih dalam sejarah Cilacap dan Banyumasan yang mengacu pada Babad Pasir, memiliki 3 orang anak: 2 orang putra dan 1 orang putri, yaitu Banyak Catra (Kamandaka), Banyak Ngampar (Gagak Ngampar) dan Ratna Pamekas (Retna Ayu Mrana).

Ada dua peristiwa yang mirip antara istri Prabu Siliwangi yaitu Nyai Subang Larang dan Nyai Ambetkasih.

Kedua istri tersebut tersingkir dari istana Pakuan Pajajaran. Sebab-sebab tersingkirnya Nyai Subang Larang tertulis dalam Naskah Mertasinga Cirebon.

Selanjutnya Prabu Siliwangi III menikah dengan sepupunya Kentring Manik Mayang Sunda (seperti dibahas di atas). 

Dari perkawinanya dengan Kentring Manik Mayang Sunda dikarunia anak lelaki bernama Banyak Blabur (Surawisesa) dan Surasowan yang menjadi adipati Banten dan anak putri Surawati yang menikah dengan adipati Sunda Kelapa.

Ada dua tempat yang didedikasikan sebagai bentuk penghormatan yakni, kamar khusus di Pendopo Bupati Majalengka dan beberapa petilasan di Leuwilegik. (yud)

Baca juga: