Bupati dan Wabup Cari Solusi Serius Tangani Banjir, Minta Pusat Turun Tangan dan Beri Instruksi Dinas Terkait

oleh -45 views
Bupati Drs H Imron MAg

CIREBON-Bupati Cirebon Drs H Imron MAg dan  Wabup Cirebon Hj Wahyu Tjitaningsih SE MSi  kompak melakukan peninjauan ke lokasi banjir di Kecamatan Waled, kemarin.

Meskipun peninjauan berbeda lokasi, namun ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemkab Cirebon kepada korban banjir di Cirebon Timur.

Dari hasil assessment yang dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cirebon kepada Bupati Imron dan Wabup Wahyu Tjiptaningsih, banyak poin dan program yang harus segera dilakukan dinas terkait.

“Banyak program saat ini dan kedepannya untuk menanggulangi masalah banjir di Cirebon Timur, khususnya di Kecamatan Waled,” ujar Bupati, Senin (24/1).

Imron menyebutkan, penyebab banjir memang karena intesitas hujan yang cukup tinggi. Akhirnya, Sungai Ciberes meluap yang mengakibatkan beberapa desa di Kecamatan Waled terkena dampaknya.

BACA JUGA:Ciri-ciri Siswa Bawa Senjata Tajam di Depok Mirip dengan di Klangenan, Perhatikan!

Bukan itu saja, yang terdampak adalah dua provinsi yaitu  Jawa Barat dan Provinsi Jawa Tengah. Untuk itu, Imron berharap, pemerintah pusat segera turun tangan, karena bencana ini sudah masuk dalam skala nasional.

“Bukan Kabupaten Cirebon saja yang terdampak, tapi Provinsi Jawa Tengah juga. Ini artinya pusat harus segera turun tangan menangani persoalan ini,” imbuhnya.

Sementara untuk penanganan kedaruratan, pihaknya sudah melakukan penyelamatan jiwa dengan cara mengungsikan warga yang terdampak banjir. Di samping itu, upaya penyelamatan harta benda juga sama-sama dilakukan. Ini supaya keamanan harta benda milik warga yang terdampak banjir juga tetap terjaga.

“Tim sudah bekerja semaksimal mungkin di lapangan. Selain menyelamatkan nyawa, juga harta benda milik pengungsi tetap harus dijaga,” ungkap Imron.

BACA JUGA:Perbudakan Bupati Langkat, Karyawan Sawit Ditempatkan Dalam Kerangkeng Mirip Penjara

Sementara itu, Wabup Wahyu Tjiptaningsih mengatakan, penanganan pasca bencana jangka pendek, harus segera dilakukan. Dirinya meminta, dinas terkait segera melakukan pengecekan untuk tanggul-tanggul yang ada saat ini.

Wabup yang akrab disapa Ayu ini meminta DPUTR dan dinas terkait lainnya segera turun kelapangan, untuk memastikan situasi dan kondisi.

”Dinas terkait segera lakukan pengecekan  tanggul-tanggul yang ada. Sodetan-sodetan sungai dan waduk-waduk penampungan air juga harus dipantau terus. Nanti program jangka panjangnya kita sinergikan antara Pemkab Cirebon dengan program Cisanggarung Agung,” terang Ayu.

Ayu menilai, setelah melakukan pengecekan ke Bendungan Ambit, yang merupakan salah satu penyebab banjir pada delapan desa di Kecamatan Waled. Namun, untuk mencari solusi bukanlah persoalan yang mudah. Diperlukan kerja sama antara pihak BBWSCC dengan Pemkab Cirebon serta pusat.

“Programnya bisa untuk jangka pendek dan jangka panjang. Kami perlu duduk bareng untuk menyelesaikan persoalan ini. Mudah-mudahan kedepan banjir di Cirebon Timur akan segera bisa diatasi,” harap Ayu.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Cirebon, sebanyak 72 persen bencana yang melanda Kabupaten Cirebon, adalah banjir. Ironisnya, dari hasil assesment menyatakan, sebanyak 63 persen banjirnya terjadi di wilayah Cirebon Timur. Jadi, kalau saja Pemkab Cirebon sudah bisa mengatasi banjir di Cirebon Timur, bisa dikatakan Kabupaten Cirebon bebas banjir. (dri)