27 Atlet Taekwondo Kota Cirebon Pilihan ke ITN Open

Taekwondoin Kota Cirebon giat berlatih untuk berlaga pada kejuaraan ITN Open 2019. FOTO:TATANG RUSMANTA /RADAR CIREBON
Taekwondoin Kota Cirebon giat berlatih untukberlaga pada kejuaraan ITN Open 2019.FOTO:TATANG RUSMANTA /RADAR CIREBON

CIREBON–Taekwondo Indonesia (TI) Kota Cirebon mempersiapkan 27 atlet pilihan untuk berlaga di ITN Open 2019. Sebagian besarnya merupakan taekwondoin junior dan pemula. Hanya tiga orang yang merupakan bagian dari tim Porda Jabar XIII/2018.

Di ajang ini, TI kembali menjajal kualitas atlet-atlet muda. Nantinya akan jadi bahan evaluasi. Sebab, TI tengah mempersiapkan pemusatan latihan cabang (pelatcab) proyeksi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Taekwondo Junior, Juli mendatang. “Setiap program saling berkait supaya ada kesinambungan dalam program pembinaan,” kata Suwiriyadi, kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabinpres) TI Kota Cirebon.

Dari 27 taekwondoin, hanya Dyva Santya Apriandra, Belva Calista dan Arrifat Divanagara yang merupakan bagian dari tim Porda 2018. Dyva dari kelas kyorugi (tarung), sementara Belva dan Arrifat dari poomsae (seni). Di Porda, mereka berhasil meraih medali perunggu.

Sementara itu, dua taekwondoin peraih medali emas Porda, Mochammad Alfin Febriana dan Syifa Indah Syafira, sengaja disimpan oleh TI. Keduanya baru akan diturunkan di ajang Banten Open, Maret mendatang. TI cukup hati-hati memilih kejuaraan bagi Alfin dan Syifa. “Alfin dan Syifa kita fokuskan untuk mempersiapkan diri menuju pemusatan latihan daerah (pelatda),” jelas Suwiriyadi.

Dengan status jawara Porda, Alfin dan Syifa memang menjadi salah dua prioritas TI Jawa Barat. Mereka sangat berpeluang mengisi skuad taekwondo Jawa Barat pada Babak Kualifikasi (BK) PON 2020. “Makanya, kita juga ikut menjaga agar Alfin dan Syifa selalu siap dan tidak cedera,” pungkasnya. (ttr)