5 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Jalur Pantura Gebang, 2 Meregang Nyawa

Salah satu kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Gebang dalam kondisi ringsek.FOTO:ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON-Tabrakan beruntun melibatkan lima kendaraan berukuran besar terjadi di jalur pantura Desa Playangan, Kecamatan Gebang, Minggu dini hari (29/9) sekitar pukul 03.30 WIB. Akibat kejadian tersebut, dua orang tewas di lokasi kejadian, sementara lainnya mengalami luka-luka dan dievakuasi ke RSUD Waled untuk mendapatkan pertolongan medis.

Rano, salah satu sopir truk yang terlibat kecelakaan itu mengatakan sesaat sebelum kejadian tabrakan beruntun, pertama kali saat ia tiba di TKP ada kecelakaan terlebih dahulu. “Saya tiba di lokasi itu sudah ada kecelakaan, jadi ada beberapa kendaraan yang berhenti karena nunggu proses evakuasi. Tiba-tiba saat menunggu, ada truk tangki dari arah belakang dengan kecepatan tinggi langsung nabrak dari belakang. Akhirnya tabrakan beruntun,” ujarnya.

Menurut Rano, ia tidak mengetahui secara persis jumlah korban dari kejadian tersebut. Namun menurutnya, di lokasi ada dua korban meninggal dunia akibat insiden tersebut. “Kalau di lokai yang saya lihat ada dua orang (tewas, red). Kalau ada tambahan saya gak tahu. Kita juga bingung soalnya bawa muatan, jadi terhambat begini,” kata pria warga Solo itu.

Sementara dari data yang dihimpun Radar, kecelakaan itu bermula dari kendaraan truk Colt Diesel nopol K 1423 ZC yang dikemudikan Agus Muzamil (41) warga Pati menabrak truk tronton box nopol B 9476UEV yang dikemudikan Aryo (41) warga Tanggerang. Dari dua kendaraan itu, kemudian terjadilah tabrakan beruntun saat kendaraan sedang berhenti untuk menunggu proses evakuasi.

“Yang meninggal dilokasi ada dua orang, langsung kita evakuasi ke RSUD Waled, untuk korban luka juga kita bawa kesana, kalau dari hasil olah TKP sementara penyebabnya karena sopir truk colt diesel yang kurang hati-hati dan tidak konsentrasi,”tutur Kanit Laka Polres Cirebon Iptu Endang Kusnandar saat dihubungi Radar Cirebon.

Terpisah, Humas RSUD Waled H Yusup mengatakan dari insiden tersebut ada enam orang yang dilarikan ke RSUD Waled. Dari enam korban tersebut, dua di antaranya  meninggal dunia. “Yang meninggal dua orang, kalau untuk pasien luka ada empat orang. Yang dua berobat jalan, yang satu minta dirujuk ke Kuningan dan satu lagi minta dirujuk ke Solo,” ungkapnya. (dri)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait