Ada Lowongan, Pejabat Eselon II Siap Ikuti Open Bidding

Open-Bidding
ILUSTRASI

CIREBON-Rotasi pejabat eselon II di lingkungan Pemkot Cirebon diperkirakan akan digelar beberapa hari ke depan. Sejumlah posisi setingkat kepala dinas akan dikosongkan dengan rotasi tersebut, posisi kosong inilah yang kemudian akan dilelangkan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (DKOKP) Kota Cirebon Edi Bagja mengaku bakal turut meramaikan seleksi terbuka. Dia mendengar perihal posisi kepala dinas di instansinya masuk dalam rencana open bidding. Meski sampai kemarin, ada juga opsi mengisi kepala DKOKP dengan cara rotasi.

Edi menyambut baik bila posisi DKOKP masuk dalam rencana open bidding. Pasalnya dinas ini memiliki banyak bidang dan pekerjaan yang memerlukan pimpinan yang definitif, bukan pelaksana tugas. “Iya, ini demi kinerja kami yang lebih baik lagi. Ini juga berkaitan dengan mewujudkan visi misi Kota Cirebon sebagai kota wisata,” katanya.

Pihaknya menyerahkan kebijakan penetapan pimpinan instansi kepada walikota, wakil walikota, sekretaris daerah dan panitia seleksi. Termasuk proses dan tahapannya, mulai assessment, uji kompetensi sampai open bidding. “Sebagai pegawai saya siap, tentunya terlebih dahulu izin keatasan dan mengikuti prosedur dan persyaratannya,” jelasnya.

Edi tidak memungkiri, tugas kepala DKOKP mendatang tidaklah enteng. Semua bidang yang dibawahnya yakni kepemudaan, olahraga menuntut kinerja yang diatas rata-rata. Apalagi budaya dan pariwisata yang sudah ditetapkan sebagai salah satu visi dan misi Pemkot Cirebon. “Sekali lagi, semua terserah pimpinan yang akan menilainya,” tandasnya.

Edi yang selama ini menjabat sebagai Sekdis dan Plt DKOKP, dinilai beberapa pihak mempunyai bekal dan kemampuan yang cukup memadai. Tapi apakah dia juga mampu bila terpilih untuk merealisasikan salah satu target kunjungan wisatawan ke Kota Cirebon sebanyak 2 juta orang?. Posisi lain yang masuk daftar open bidding ialah kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR), Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (DKIS) dan Dinas Pendidikan (Disdik). (gus)