Agus Atlet Atletik Senior Kabupaten Cirebon Gagal Tembus Limit PON

Agus Supratman saat latihan di lapangan Ranggajati, Sumber, Kabupaten Cirebon. FOTO:TATANG RUSMANTA/RADAR CIREBON
Agus Supratman saat latihan di lapanganRanggajati, Sumber, Kabupaten Cirebon.FOTO:TATANG RUSMANTA/RADAR CIREBON

BANGKA BELITUNG-Agus Supratman belum menemukan performa terbaiknya pada kejuaraan tingkat nasional. Meski sukses merebut medali perunggu dari lawatannya ke Belitung, dia masih belum berhasil menembus limit Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020.

Atlet atletik senior Kabupaten Cirebon itu baru saja diturunkan di Laskar Pelangi Open 2019 yang berlangsung di Stadion Utama Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, akhir pekan lalu. Agus meraih perunggu di nomor lempar cakram dan menempati peringkat empat di nomor lontar martil.

Meski secara peringkat jauh lebih baik dari kejuaraan sebelumnya, namun, atlet 24 tahun itu belum berhasil mengamankan tiket PON 2020 di Papua. Di Belitung, Agus mencatat lemparan sejauh 40,72 meter.

Padahal, limit PON untuk lempar cakram adalah 45,00 meter. Dan pada Kejurnas Atletik di Kabupaten Bogor, Juli lalu, Agus sudah membukukan lemparan sejauh 42 meter. Sementara pada nomor lontar martil, rekor terbaru yang dicatat Agus di Belitung sejauh 46,40 meter.

Itu pun masih terpaut cukup jauh dari limit PON yang harus dia kejar, yaitu 49,00 meter. “Masih cukup berat. Di Belitung ini saya belum bisa meraih hasil yang lebih maksimal. Berarti perjuangan berikutnya masih panjang,” tutur Agus kepada Radar Cirebon via telepon.

Atlet peraih dua medali emas Porda Jabar 2018 itu tampaknya harus menunggu lama untuk kesempatan berikutnya. Yaitu, pada perhelatan Jatim Open 2020. Bisa jadi, itu kejuaraan terakhir yang akan jadi jembatan menuju PON. Tapi setidaknya, Agus punya waktu lebih lama untuk mempersiapkan diri.

“Pekerjaan rumah saya masih banyak. Saya harus lebih bekerja keras lagi. Meningkatkan rekor tidak semudah dipikirkan. Memang butuh kesabaran. Untuk itu pelatih pasti sudah punya program,” pungkasnya. (ttr)

Berita Terkait