Ajak Pengusaha Wujudkan Kuningan Bebas Sampah

SAMPAH: Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi mengajak para pengusaha untuk terlibat dalam penanganan sampah. FOTO: agus panther/radar kuningan
SAMPAH: Sekda Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi mengajak para pengusaha untuk terlibat dalam penanganan sampah.FOTO: agus panther/radar kuningan

KUNINGAN–Sekda Kuningan Dr H Dian Rachmat Yanuar MSi mengajak para pengusaha di Kabupaten Kuningan untuk bahu-membahu mewujudkan Kuningan bebas dari sampah. Hal itu disampaikan Sekda Dian, saat rakor terkait masalah kebersihan dengan pihak swasta termasuk BUMD di ruang rapat Linggajati Kuningan.

“Pemerintah Kabupaten Kuningan membutuhkan peran pengusaha dalam hal menangani sampah. Sebab pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri, perlu dukungan dari pihak pengusaha serta peran masyarakat,” kata Sekda Dian saat memberikan keterangan persnya, Kamis (7/3).

Sekali lagi Dian menegaskan, bahwa peran serta pengusaha sangat dibutuhkan dalam mengatasi persoalan sampah di Kabupaten Kuningan. “Kami punya keterbatasan sumber daya manusia untuk mengatasi persoalan sampah.

Jadi, keterlibatan semua komponen masyarakat dalam penanganan sampah, sangat penting. Dan kami yakin masyarakat Kabupaten Kuningan sangat memperhatikan kondisi lingkungannya,” papar sekda.

Hingga saat ini, lanjut mantan kepala Disdikbud tersebut, persoalan sampah di Kabupaten Kuningan belum bisa ditangani secara optimal. Selain keterbatasan tenaga kebersihan, ditambah volume sampah yang harus diangkut cukup tinggi mencapai sekitar 400 ton per hari.

“Untuk mengatasi persoalan sampah tidak bisa hanya mengandalkan tenaga kebersihan, melainkan harus ada kepedulian pihak swasta serta elemen masyarakat lainnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kuningan Amirudin menambahkan, timbunan sampah di Kabupaten Kuningan diperkirakan tiap hari mencapai 400 ton.

Namun baru bisa ditangani 75 ton per hari. “Artinya ada sekitar 325 ton per hari yang belum bisa ditangani. Tak heran, jika banyak sampah yang berceceran dan dibakar atau lain sebagainya,” singkatnya. (ags)