Ajak Semua Elemen Bantu Entaskan Kemiskinan

PEDULI: Tokoh muda Cirebon, Andri W Kusuma bertemu dengan puluhan anak yatim di Desa Cikulak, kemarin (7/10).FOTO: ANDRI WIGUNA/RADAR CIREBON

CIREBON – Tokoh Muda Cirebon, Andri W Kusuma menyalurkan santunan bagi anak yatim, kaum dhuafa dan jompo, di Masjid Nurul Mutaqin Desa Cikulak, Kecamatan Waled, kemarin (7/10).

Pemberian santunan tersebut, selain bertujuan untuk meringankan beban mereka yang kurang beruntung, sekaligus bersilaturahmi dan mendengarkan harapan serta keinginan warga Kabupaten Cirebon.

Menurut Andri, tujuannya berbagi dengan kalangan yang kurang beruntung secara ekonomi tersebut, untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat dan memahami problem yang terjadi sekarang.

“Saya ini sama masyarakat biasa. Tujuan saya ingin kenal, pengen lebih dekat dengan masyarakat. Berbagi sedikit rezeki untuk mereka yang kurang beruntung agar bisa menjadi motivasi untuk terus memperjuangkan hidup,” ujar Andri.

Ditambahkannya, dalam pertemuan tersebut, dia selalu mendengarkan dan meminta masukan terkait kondisi yang terjadi saat ini. Masukan tersebut nantinya akan ia sampaikan kembali baik kepada Pemkab Cirebon, Pemprov Jabar maupun ke Pemerintah Pusat.

“Tugas membantu masyarakat kecil bukan hanya kewenanganan pemerintah saja, siapapun bisa ikut serta membantu. Bisa saya, anda atau siapapun bisa berkontribusi untuk mengentaskan persoalan yang ada. Tentu dengan kapasitas dan kemampuannya. Kalau yang berat-berat kita dorong ke pemerintah agar bisa segera ditangani,” imbuhnya.

Di akhir pembicaraan, Andri mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Cirebon untuk bersama-sama bergandengan tangan dan bergotong-royong dalam membantu masyarakat yang kurang mampu. Hal tersebut sangat penting karena saudara terdekat adalah tetangga dan bantuan sekecil apapun akan sangat berarti bagi yang membutuhkan.

“Kalau tidak sekarang kapan lagi? Kalau bukan kita-kita yang bergerak mau tunggu siapa lagi? Mari bergerak bersama. Kita bantu yang membutuhkan tanpa melihat agama, ras, golongan ataupun suku,” ungkapnya. (dri)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait