Akademisi Desak Pemprov Lantik Bupati Definitif

Imron Rosadi

CIREBON-Akademisi di Kabupaten Cirebon menilai, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sangat lamban dalam melakukan proses pelantikkan Imron Rosyadi menjadi bupati definitif.

Menurut akademisi, sudah seharusnya Pemdaprov Jabar cekatan dan langsung memproses pelantikan bupati definitif begitu mantan bupati, Sunjaya Purwadisastra, sudah dijatuhkan vonis oleh hakim Pengadilan Tipikor Bandung.

Salah satu akademisi IAIN Syekh Nurjati Dr H Sugianto MH mengatakan, pihaknya melihat, Pemprov Jabar tidak cekatan dalam melakukan proses pelantikkan bupati definitif. “Saya menilai, Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak cekatan dan terkesan lambat dalam memproses pelantikan bupati definitif,” ujarnya.

“Begitu hakim sudah memvonis Pak Sunjaya, pemdaprov sudah bersiap ambil langkah untuk melakukan proses pelantikkan bupati definitif. Tidak jadi soal ketika Pak Sunjaya ambil banding atau tidak,” tuturnya.

Namun, kini dirinya belum melihat Pemdaprov Jabar melakukan langkah-langkah untuk memproses pelantikan bupati definitif. “Sekarang, waktu Pak Sunjaya untuk banding sudah habis. Dan Pak Sunjaya ternyata tidak melakukan banding. Namun sayangnya, kelihatannya pemdaprov belum ambil langkah untuk memproses pelantikan bupati terpilih,” ujarnya.

Sudah seharusnya, menurut Sugianto, gubernur segera melakukan proses pelantikkan bupati definitif. “Karena itu kan butuh pengajuan dulu kepada Kemendagri. Sedangkan gubernur harus segera melakukan pelantikan. Kalau hanya Plt Bupati, maka sulit Kabupaten Cirebon melakukan pembangunan,” tuturnya.

Terpisah, Plt Bupati Cirebon Drs H Imron Rosyadi MAg menyerahkan sepenuhnya kepada Pemdaprov Jawa Barat. “Saya serahkan kepada Pemdaprov Jabar karena yang memproses kan Jawa Barat, bukan Pemkab Cirebon,” ujarnya.

Kendati demikian, dirinya berharap, pelantikan bupati definitif segera dilaksanakan. “Ya Pak Sunjaya kan sudah mengundurkan diri dan sudah divonis. Jadi, lebih pas kalau tanpa ada embel-embel Plt lagi,” tuturnya. (den)