Akhirnya Persiwa Batal Jamu Persib di Stadion Utama Bima, Ini Sebabnya

PERSIWA2
Persiwa Wamena (putih) saat menjamu Madura FC di Stadion Utama Bima Kota Cirebon. Menjamu Persib Bandung terancam batal karena belum ada izin polisi. FOTO: OKRI RIYANA -DOK/RADAR CIREBON

CIREBON – Persiwa Wamena batal menjamu Persib Bandung di Stadion Utama Bima, Kota Cirebon. Kedua tim akan saling berhadapan pada leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia, 27 Januari 2019. Sayang, pertandingan ini tidak dapat restu dari pihak kepolisian.

Persiwa menjadikan Kota Cirebon sebagai homebase sejak putaran kedua Liga-2 musim lalu. Tim asal Wamena sempat menjamu Madura FC di Stadion Utama Bima pada salah satu laga kandangnya ketika itu. Namun, menjamu Persib di Kota Cirebon, dianggap terlalu berisiko.

Soal perizinan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak kepolisian. Namun, Manajer Persiwa Borgo Pane mengungkapkan, gagal mendapatkan izin Polres Cirebon Kota. “Ya sampai sekarang masih ‘lampu merah’ dari Polres Cirebon Kota,” katanya kepada Radar Cirebon.

Menurut Borgo, pertandingan kemungkinan akan digelar di Cilacap, Jawa Tengah. “Pertandingan harus tetap digelar. Kalau batal, kita pasti akan kena sanksi. Jadi, kita harus cepat cari alternatif stadion. Kemungkinan akan dilaksanakan di Cilacap,” jelasnya.

Sementara itu, Skjen PSSI Kota Cirebon, Abda Sohib memaklumi sulitnya mendapatkan izin menggelar pertandingan tersebut. Menurut dia, risikonya memang besar. Persib dikenal memiliki kelompok suporter yang fanatik. Basisnya di Cirebon pun cukup besar.

Di samping itu, Kota Cirebon juga dikenal memiliki basis kelompok suporter Persija Jakarta yang selama ini kerap berkonflik dengan Viking, suporter Persib. “Pasti banyak pertimbangan dari pihak keamanan. Memang kita harus memikirkan juga risikonya,” kata dia.

Sebelumnya, dari hasil drawing Piala Indonesia babak 32 besar, Persib akan melawan Persiwa pada 27 Januari 2019. Sementara leg kedua digelar 4 Februari 2019.

Jelang laga home di Kota Cirebon, manajemen Persib mengirimkan perwakilannya terlebih dulu. Dalam pembicaraan itu, turut hadir pihak keamanan, dalam hal ini Polres Cirebon Kota.

“Ada perwakilan Persib ke Cirebon untuk membicarakan laga home Persiwa,” kata Subagja Suihan, Owner Persiwa beberapa hari setelah drawing.

Dalam pertemuan itu, sinyal tak dapat izin sudah terlihat. Sebab, pihak kepolisian memilih tidak memberi izin karena terlalu berisiko. (ttr)