Alun-alun Jatibarang Ditarget Selesai 7 Oktober

ALUN_ALUN-JATIBARANG
PEMBONGKARAN: Eks Pasar Jatibarang, Kabupaten Indramayu, saat ini tengah diratakan untuk dijadikan alun-alun. Foto: Anang Syahroni/Radar Indramayu

INDRAMAYU – Pemkab Indramayu sudah mengajukan anggaran sebesar Rp 15 miliar kepada Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan Alun-alun Jatibarang. Jika sesuai rencana, maka alun-alun akan dibangun dan target selesai 7 Oktober 2019.

Kepala Bappeda Kabupaten Indramayu, Wawang Irawan mengungkapkan, Pemkab Indramayu sebenarnya mengajukan pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) di lokasi eks Pasar Jatibarang tersebut. Namun Gubernur Jawa Barat justru ingin sesuatu yang lebih dari itu. Yaitu membangung alun-alun dan taman kota, plus sarana olahraga.

“Anggaran yang kami ajukan ke provinsi Rp 15 miliar untuk tahun 2019 ini, dan selanjutnya kemungkinan ada tambahan. Namun realisasinya tentu masih menunggu pembahasan di tingkat provinsi,” kata Wawang.

Sementara Kepala Dinas Kawasan Permukiman, Pertamanan dan Pertanahan, Suryono mengungkapkan, pembangunan Alun-alun Jatibarang diharapkan bisa selesai lebih cepat. Dirinya diundang ke provinsi, Rabu (9/1) untuk membahas rencana pembuatan DED (Detail Engineering Design) terkait alun-alun.

Dia menyebutkan, pembuatan DED akan dilakukan oleh tim provinsi, sehingga diharapkan bisa lebih cepat selesai. “Jadi untuk perencanaan DED maupun arsitek yang terlibat dalam pembangunan alun-alun ini semuanya merupakan tenaga ahli yang ditunjuk oleh provinsi. Pak gubernur memang menginginkan desain yang menarik,” ujar Suryono.

Meski penyusunan DED dilakukan di tingkat provinsi, kata Suryono, ketika penyusunan DED mencapai 90 persen, provinsi akan minta masukan dari Pemkab Indramayu. Hal itu dengan tujuan untuk memasukkan unsur dan muatan lokal dalam DED. Begitu penyusunan DED selesai dengan memunculkan angka-angka selanjutnya dilakukan proses lelang.

Menyinggung target waktu pelaksanaan pembangunan Alun-alun Jatibarang, Suryono berharap Alun-alun paling lama selasai dalam waktu satu tahun. Bahkan ia berkeinginan, pada 7 Oktober 2019 atau bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Indramayu, sudah bisa diresmikan. “Harapan kami tanggal 7 Oktober sudah bisa diresmikan,” tandasnya. (oet)