Anak di Bawah Umur Rentan Terjerat Masalah Hukum

ILUSTRASI

Oleh karena penerapan diversi merupakan suatu kewajiban, maka menjadi penting bagi pejabat dalam setiap tingkat pemeriksaan untuk benar-benar memahami bagaimana mekanisme penerapan diversi tersebut. “Ada ancamannya jika penyidik tidak mengupayakan diversi. Masanya 7 hari ditambah masa perpanjangan 8 hari,” imbuhnya.

Dengan kata lain, diversi sendiri adalah tercapainya pemenuhan rasa keadilan antara korban dan anak yang bermasalah dengan hukum serta menyelesaikan perkara anak di luar proses peradilan. “Anak merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberlangsungan hidup manusia serta keberlangsungan sebuah bangsa dan negara. Negara tentu menjamin hak setiap anak atas kelangsungan hidup mereka, tumbuh, dan berkembang serta atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi,” jelas Eris.

Langkah antisipasi melalui proses diversi untuk kasus-kasus ABH ini menjadi sangat penting. Pasalnya, kondisi saat ini ada kecenderungan jumlah ABH akan semakin bertambah di tahun-tahun mendatang mengingat usia ABH ini kini sudah banyak terpapar dengan semakin mudahnya mereka mengakses berbagai informasi termasuk konten-konten tak wajar melalui internet.

“Tantangan pertama adalah dari efek globalisasi seperti internet dan tentunya ditambah dengan kenakalan remaja seperti mabuk-mabukan yang ujung-ujungnya mengarah ke tindak kriminal. Usia remaja rentan terjerat masalah hukum. Maka, butuh pengawasan bersama. Mulai keluarga, sekolah, dan tentunya lingkungan,” pungkasnya. (dri)

Halaman: 1 2 3