Ancaman Pohon Tumbang, DPUPR Baru Survei

Pohon randu besar tumbang timpa mobil Honda Mobilio dan 2 motor di Jl Pemuda. FOTO: DOK.DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM
Pohon randu besar tumbang timpa mobil Honda Mobilio dan 2 motor di Jl Pemuda.FOTO: DOK.DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

CIREBON-Hembusan angin kencang belakangan ini melanda wilayah Kota Cirebon. Potensi bahaya pohon tumbang semakin besar, apalagi kondisi pohon dipinggir jalan banyak yang sudah tua dan kurang pemeliharaan seperti pemangkasan.

Sayangnya, belum ada upaya pencegahan apapun. Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cirebon H Wadi SE mengaku, akan menurunkan tim survei untuk menginvetarisasi pohon dipinggir jalan mana saja yang berpotensi tumbang.

Diakuinya, jalanan di Kota Cirebon memang tidak semua tanggung jawab pemeliharaannya DPUPR. Namun pihaknya tetap akan melakukan koordinasi dengan provinsi untuk pemangkasan pohon, dan bila perlu ditebang bila dianggap berbahaya. “Saya segera lakukan survei dulu. Insya Allah Jumat kita turun,” ujar Wadi yang sebelumnya menjabat Kasi Infrastruktur Permukiman dan Sistem Persampahan DPUPR ini.

Dihubungi terpisah, Humas PLN Area Cirebon Amir Mahmud menambahkan, penebangan dan pemangkasan pohon, sudah merupakan tugas rutin. Karena ini masuk kedalam pemeliharaan jaringan, ini untuk mengantisipasi gangguan distribusi karena pohon tumbang.

Petugas pemeliharaan jaringan dari PLN, akan melakukan perampalan dahan pohon yang berpotensi mengganggu jaringan listrik. Menurut dia perampalan dilakukan bertingkat, mulai dari yang ringan hanya sekedar memangkas ranting yang mendekati jaringan. Hingga pemotongan dan penumbangan pohon yang sudah dianggap rawan dan membahayakan keselamatan pengendara dan jaringan listrik.

Untuk penebangan pohon total harus lapor dan mendapat izin dari dinas terkait. Sementara untuk proses sendiri bisa mudah dan dilakukan cepat tanpa gangguan listrik. Sementara untuk pemangkasan pohon yang sudah melebihi tiang akan dilakukan setelah terlebih dahulu ada pemadaman. (gus)

Berita Terkait