Andi Mulya Jalani Sidang Perdana di PN Kota Cirebon

CIREBON-Kasus kepemilikkan senjata tajam yang menjerat Andi Mulya, hari ini disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Cirebon. Sidang pertama ini, dengan agenda pembacaan dakwaan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Kota Cirebon.

JPU Suryaman SH membacakan dakwaannya, terdakwa dijerat Pasal 2 ayat (1) UU Darurat No. 12 Tahun 1951. Barang siapa yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperolehnya, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata pemukul, senjata penikam, atau senjata penusuk, dihukum dengan hukuman penjara setinggi-tingginya sepuluh tahun.

“Terdakwa Andi Mulya berniat membawa senjata tajam itu ke Jakarta, terkait sidang PHP di mahkamah konstitusi,” jelasnya.

Sementara itu hakim ketua memberikan kesempatan terdakwa dan penasehat hukum untuk mengajukan keberatan atas dakwaan JPU.

Penasehat hukum Andi Mulya, Dadan SH menyampaikan, pihaknya tidak mengajukan keberatan atas dakwaan JPU. Pihaknya lebih fokus untuk sidang selanjutnya.

“Kita tidak ajukan keberatan dakwaan, tapi nanti dalam persidangan selanjutnya akan ajukan saksi dan bukti yang mematahkan dakwaan JPU,” tegasnya.

Sidang dilanjutkan pada hari Selasa (3/9) mendatang, dengan menghadirkan para saksi dari JPU, dengan agenda pemeriksaan saksi. (gus)

Berita Terkait