Apes, Baru Saja Belanja Miras, Eh..Malah Digerebek Satpol PP

Hendak Diedarkan ke Warung Kecil di Wilayah Desa Semplo

Petugas Satpol PP Kabupaten Cirebon menyita ratusan botol miras pabrikan dari pedagang asal Desa Semplo, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon, SW (60). FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON
Petugas Satpol PP Kabupaten Cirebon menyita ratusan botol miras pabrikan dari pedagang asal Desa Semplo, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon, SW (60). FOTO:CECEP NACEPI/RADAR CIREBON

CIREBON–Penjual miras asal Desa Semplo, Kecamatan Palimanan Kabupaten Cirebon, SW (60) lagi ketiban apes. Baru saja belanja ratusan botol miras pabrikan, digerebek oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cirebon.  Tak ayal, sebanyak 20 dus dari 5 jenis miras yang hendak diedarkan ke warung langganan disita petugas.

Kasatpol PP Kabupaten Cirebon Ade Setiadi melalui Kasi Operasi dan Pengendalian Ketertiban Umum Ketenteraman Masyarakat, Yon Sudarto mengatakan, pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan.

Setelah dipastikan ada dan barang bukti miras yang baru saja datang, pihaknya segera mengerahkan puluhan anggota untuk menggerebek toko tersangka. “Berdasarkan Perda Nomor 7 Tahun 2015 tentang Ketertiban Umum, kita lakukan razia sasarannya miras. Dari satu pedagang berinisial SW, kita berhasil mengamankan 20 dus atau 240 botol miras pabrikan berbagai jenis,” paparnya.

Ada sekitar 5 jenis miras yang diamankan. Ada yang masuk dalam kategori golongan A dengan cetatan kadar alkohol rendah dan golongan B dengan kadar alkohol sedang. Golongan B yang diamankan di antaranya Anggur Merah Kawa-Kawa, Anggur Kolesom, Arak, dan Asoka. Sedangkan kategori golongan A yang diamankan berupa Prost sebanyak 12 botol.

“Pada saat miras baru turun dari mobil, langsung kita gerebek. Sebelumnya SW juga pernah kita amankan mirasnya pada akhir tahun 2018 silam. Saat dibina dia berjanji tidak akan menjual lagi,” terangnya.

Barang bukti miras diangkut ke Kantor Satpol PP Kabupaten Cirebon. Sedangkan pedagangnya, dilakukan pemanggilan. Dari pemeriksaan petugas Satpol PP, ternyata miras tersebut hendak dijual ke warung-warung yang ada di Kabupaten Cirebon.

“Biasanya barang itu distribusikan ke pelanggan warung kecil. Kita panggil pedagangnya, untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan bisa jadi akan kita tindak dengan tindak pidana ringan (tipiring),” tandasnya. (cep)