Asyik Nih Ada SAMSAT J’BRET, Jadi Bayar Pajak Kendaraan Bisa di Minimarket dan Toko Online

Menteri PAN-RB RI Syafrudin didampingi Kapolda Jawa Barat saat menghadiri launching program layanan Samsat Jawa Barat Ngabret (SAMSAT J’BRET) di halaman Gedung Sate, Senin (28/1). FOTO:MOHAMAD JUNAEDI/RADAR CIREBON
Menteri PAN-RB RI Syafrudin didampingi Kapolda Jawa Barat saat menghadiri launching program layanan Samsat Jawa Barat Ngabret (SAMSAT J’BRET) di halaman Gedung Sate, Senin (28/1).FOTO:MOHAMAD JUNAEDI/RADAR CIREBON

BANDUNG–Inovasi kembali dihadirkan oleh Pemerintah Jawa Barat. Bekerjasama dengan Bank bjb, kepolisian daerah Jawa Barat, Tokopedia, Bukalapak, Alfamart dan Indomaret, pemerintah meluncurkan program layanan Samsat Jawa Barat Ngabret (SAMSAT J’BRET) di halaman Gedung Sate, Senin (28/1).

Program ini bertujuan untuk memudahkan pelayanan kepada masyarakat di Jawa Barat yang ingin membayar pajak tahunan kendaraan bermotor. Warga tidak usah repot-repot datang ke kantor Samsat, tapi cukup membayar di Bank bjb, minimarket (Alfamart dan Indomaret) atau online di Tokopedia dan Bukalapak.

Menurut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, inovasi ini merupakan komitmen pemerintah dalam mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, ada hampir 50 juta warga Jawa Barat yang setiap hari bergerak menggunakan kendaraan bermotor. Jangan sampai tidak produktif hanya gara-gara waktunya dihabiskan untuk mengurus dokumen kendaraan bermotornya. “Negara hadir mendatangi warga. Ini sebuah contoh yang bisa disebarluaskan. Bahkan Pak Menteri mengusulkan untuk menjadi percontohan nasional,” tuturnya.

Warga akan banyak mendapat pilihan untuk mencari tempat pembayaran pajak kendaraan bermotor. Dikatakan, bagi yang senang melakukan transaksi digital, bisa membayar pajaknya di Tokopedia atau Bukalapak. Kemudian, uang hobi pergi ke warung, dapat membayarnya di minimarket terdekat, bisa Alfamart atau Indomaret. “Finishing bisa di Bank bjb atau 44 polsek yang tersebar di wilayah Jawa Barat,” katanya.

Kang Emil berharap, dengan inovasi dalam tata cara pembayaran pajak kendaraan bermotor, pendapatan pajak akan meningkat dan warga tidak perlu berbondong-bondong datang ke kantor pemerintah. “Kami akan kembalikan uang rakyat ini dalam program pembangunan yang bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Jawa Barat, Hening Widiatmoko menjelaskan, bagi warga yang sudah membayar pajak kendaraan bermotor melalui online payment atau minimarket, bisa mendatangi kantor Samsat terdekat atau 44 polsek yang dibantu Bank bjb. Polsek dan Bank bjb ini tersebar di Jawa Barat. “Itu untuk mencetak bukti pembayaraan pajak yang biasa digabung dengan STNK,” jelasnya.

Dilibatkannya polsek sebagai tempat pencetakan bukti pembayaran pajak, dilanjutkan Widi, demi menjaga keamanan dan keabsaan kepemilikan kendaraan. “Jangan sampai inovasi pelayanan ini dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang ingin melakukan tindak kejahatan. Makanya kita tetap libatkan kepolisian,” imbuhnya.

Bahkan ke depan, pelayanan ini tidak hanya pada yang sudah diluncurkan kemarin. Tapi lebih kepada tingkat Rukun Warga (RW) dengan dibantu lewat akses Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Desa juga akan kita ajak kerjasama melalui BUMDes,” pungkasnya. (jun)

Berita Terkait