Asyik, Sekarang Trotoar di Jl Wahidin Lebih Nyaman

Warga berjalan kaki di trotoar Jl Wahidin Sudirohusodo. Kawasan ini akan menjadi percontohan baik sebagai KTL, bebas reklame juga ramah disabilitas. FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON
Warga berjalan kaki di trotoar Jl Wahidin Sudirohusodo. Kawasan ini akan menjadi percontohan baik sebagai KTL, bebas reklame juga ramah disabilitas.FOTO:OKRI RIYANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Penegakan Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL) di tiga ruas jalan mulai menampakan hasilnya. Warga pun mengapresiasi. Jalan di trotoar jadi lebih nyaman. Bebas sampah dan tidak semerawut oleh pedagang kaki lima.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Cirebon Dr Dedi Kenedi mengatakan, Jl Dr Wahidin Sudirohusodo jauh lebih tertata. Sehingga benar-benar mencerminkan ketertiban umum. “Biasanya kan semerawut. Sekarang jadi lebih bersih, lebih tertib,” ujarnya kepada Radar Cirebon.

KTL ditetapkan sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) 2/2016 tentang penataan dan pemberdayaan PKL, Peraturan Walikota (Perwali) 27/2014 dan Surat Keputusan Walikota 511.3/KEP.244-DPUPKM/2018. Dalam SK ditetapkan enam ruas jalan untuk KTL. Meski pemberlakuannya baru di tiga ruas jalan yakni Jl Siliwangi, Jl Dr Wahidin Sudirohusodo dan Jl RA Kartini.

Dedi mengapresiasi kinerja pemerintah yang dengan gesit membenahi tigas ruas jalan ini. Ia mengusulkan agar KTL diperluas. Setidaknya diteruskan ke Jl Cipto Mangunkusumo yang sampai saat ini di beberapa titik belum tertib. “Di sini sudah bagus. Tapi di Cipto itu belum,” katanya.

Siswi SMAN 1 Cirebon, Marshanda Aisha Djuanda mengapresiasi penindakan dalam penegakan KTL. Sebagai siswa yang sekolahnya berlokasi di ruas jalan KTL, ia sangat merasakan perbedaan kegunaan trotoar setelah KTL ditegakkan. “Sekarang jalan di trotoar itu nyaman. Bersih, nggak ada sampah,” ucapnya.

Baik saat berangkat maupun pulang sekolah, sangat terasa perbedaannya. Menurutnya kini fungsi trotoar sudah difungsikan sebagaimana mestinya. Tak ada lagi PKL dan sampah yang berserakan bekas PKL dan pembeli. (apr)