Awasi Penggunaan Dana Transfer, Pemcam Kroya Lakukan Monitoring dan Evaluasi

MONEV: Camat Kroya Haryono saat memimpin kegiatan monev DD, ADD tahap I, Banprov Jabar di Desa Temiyang, (19/6). FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU
MONEV: Camat Kroya Haryono saat memimpin kegiatan monev DD, ADD tahap I, Banprov Jabar di Desa Temiyang, (19/6).FOTO: KHOLIL IBRAHIM/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Pemerintah Kecamatan Kroya mulai menggelar monitoring dan evaluasi (Monev) terkait pelaksanaan dan realisasi anggaran dana desa (ADD) dan alokasi dana desa (ADD) yang sudah ditransfer pemerintah pusat pada tahap pertama.

Selain DD dan ADD, monev juga dilakukan terhadap bantuan keuangan dari Provinsi (Banprov) Jawa Barat.

“Monitoring realisasi penggunaan dana transfer dan evaluasi ini dimaksud agar sesuai dengan pengajuan dan tepat sasaran serta sebagai dasar verifikasi pengajuan dalam dalam percepatan penyerapan dana tahap selanjutnya,” terang Camat Kroya Haryono SH saat memimpin kegiatan monev di Desa Temiyang,(19/6).

Turut hadir, Kuwu Temiyang Ade Sutrisno, Ketua BPD Rois, beserta unsur muspika yang diwakili Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Camat Haryono menyatakan, monev penting dilakukan. Tujuannya untuk melihat langsung administrasi serta pembangunan fisik dan pemberdayaan masyarakat yang ada di desa.

Sehingga, pihaknya dapat mengetahui  data dan kendala apa saja yang  dihadapi di desa dalam pengelolaan dana transfer untuk kemudian sebagai bahan pada saat pembinaan serta sebagai evaluasi untuk dasar verifikasi pengajuan pencairan nanti.

“Kita mau lihat kelengkapan administrasinya dan kondisi riil pengerjaan di lapangan dari dana transfer tahap pertama tahun ini. Saya berharap dana tersebut dikelola dengan baik oleh pemerintah desa secara bertanggungjawab,” katanya.

Pihaknyapun mengaku bangga, dari hasil laporan Tim Monev Kecamatan Kroya yang beranggotakan Sinar Agung SPd MSi, Salim SE, Bambang Iriyanto SAP, Casmedi SH, Iwan SE dan Wawan menyatakan realisasi anggaran Desa Temiyang sesuai dengan pengajuan dan APBDes 2019 yang telah diundangkan.

“Kami juga menghendaki agar masyarakat untuk bersama mengawasi dan mengevaluasi penggunaan anggaran sehingga tepat sasaran dan sesuai kebutuhan sebagaimana yang diajukan,” pintanya. (kho)