Azis Sebut Calon Sekda Harus Kuat, Jangan Cengeng

Ilustrasi- kusri jabatan Sekda
Ilustrasi- kusri jabatan Sekda

CIREBON-Lelang jabatan (open bidding) pemimpin tinggi pratama atau sekretaris daerah (sekda) Kota Cirebon, bila tidak ada halangan dibuka akhir bulan ini. Beberapa kandidat sudah mengemuka. Lantas, kriteria apa yang ditetapkan walikota untuk calon pembantunya?

Dalam wawancara khusus Walikota Cirebon, Drs H Nashrudin Azis SH mengungkapkan beberapa kriteria meski sifatnya masih normatif. Syarat utamanya, memiliki leadership atau jiwa kepemimpinan yang tidak hanya cukup tapi harus tinggi.

Kenapa leadership yang paling pertama disebut?

Sekda itu panglima ASN (aparatur sipil negara)

Apa maksud sekda adalah panglima ASN?

Sekda harus mempunyai kemampuan mengendalikan ASN di Kota Cirebon. Mengendalikan dalam arti positif, seperti memberikan motivasi agar kinerja ASN meningkat. Dapat melakukan pengawasan internal, sehingga ASN tidak terjerat kasus hukum.

Kriteria apalagi yang diharapkan?

Sekda harus memiliki ilmu dan pengalaman yang mumpuni. Terkait kepemerintahan, keuangan dan administrasi, sehingga dalam menjalankan tugasnya bisa mengambil keputusan yang cepat dan tepat. Tidak lagi menunda sebuah persoalan yang akan menjadi masalah di kemudian hari.

Apakah ada kemampuan khusus yang diinginkan?

Seorang sekda harus memiliki ketahanan terhadap intervensi yang datang dari luar. Pasalnya menurut Azis, jabatan sekda ini setengah jabatan politis. Banyak pihak luar yang ingin mengintervensi kebijakan maupun mengambil keuntungan dari jabatan sekda tersebut.

Sekda ya harus mampu membendung intervensi, punya ketahanan terhadap berbagai tekanan, jelasnya sekda harus kuat dan jangan cengeng.

Karekter khusus yang menjadi pertimbangan pak wali memilik sosok panglima ASN?

Dari sisi integritas, sekda harus memiliki kesetiaan. Orang yang berintegritas akan punya loyalitas dan jiwa corsa yang baik dengan nama baik institusinya. Sehingga orang yang berintegritas tak akan merusak nama baik dimana dia bekerja.

Sekda yang berintegritas juga memiliki komitmen untuk terus berbuat yang terbaik. Pada level sekda, integritasnya mampu mengajak bawahannya untuk selalu mematuhi aturan dan kode etik yang harus dijaga.

Ada tiga nama yang potensial mencalonkan sekda. Salah satunya bilang, perlu izin walikota. Apakah benar demikian?

Pejabat yang akan mengikuti open bidding, baik dari eselon II maupun III, memang harus seizin pimpinan daerah. Karena ini sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan. Jadi saya tahu siapa saja yang ikut open bidding di lingkungan Pemkot Cirebon.

Apakah hanya akan memberikan izin pada sosok tertentu?

Saya akan menyetujui semua pejabat yang mengajukan permohonan izin untuk mengikuti open bidding. Saya tidak akan menghalangi untuk pejabat yang ingin berkarir lebih tinggi. Karena ini hak semua ASN, namanya juga lelang terbuka siapa saja boleh ikut daftar.

Tapi, tentunya harus mengikuti prosedur dan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan BKPPD (Badan Kepegawaian Pendidikan Pelatihan Daerah)

Misalnya syarat apa saja?

Pastinya dari sisi usia, eselon minimal satu strip di bawah jabatan yang open bidding dan adalah yang lainnya. Sesuai undang-undang, sudah mengatur itu.

Dua kali open bidding selalu molor dari target pelaksanaan. Nanti akhir bulan apakah bakal molor lagi?

Semua persyaratan open bidding sudah diserahkan ke Kemendagri dan KASN. Ya tinggal menunggu acc dari pusat, mudah-mudahan akhir bulan ini rekomendasi sudah turun. (gus)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait