Banjir Bandang Sentani Jayapura, BNPB: 4.150 Orang Mengungsi

Foto. Muhammadiyah Disaster Management Centre

Banjir melanda 9 kelurahan yaitu Kelurahan Barnabas Marweri, Piter Pangkatana, Kristian Pangakatan, Didimus Pangkatana, Andi Pangkatana, Yonasmanuri, Yulianus Pangkatana, Nelson Pangkatan, dan Nesmanuri.

“Saat ini sebagian sebagian telah surut meninggalkan lumpur, kayu-kayu gelondongan dan material yang terbawa banjir bandang. Tim SAR gabungan masih melakukan evakuasi dan pencarian korban,” ujar Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.

Jumlah korban jiwa akibat banjir yang melanda Sentani, Jayapura, Papua mencapai 50 orang hingga Minggu (17/3/2019) pukul 10.15 WIB, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Kini, Polda Papua merilis jumlah korban banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Jayapura, Papua. Per hari Senin, jumlah korban meninggal dunia dilaporkan mencapai 80 orang.

“Pencaran tim gabungan TNI-Polri dan Basarnas berhasil menemukan 73 jenazah korban banjir bandang dan 7 jenazah korban tanah longsor,” kata Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal dalam keterangannya, Senin (18/3/2019).

Kamal mengatakan jenazah yang sudah dievakuasi ke rumah sakit berjumlah 66 jenazah. Jenazah dievakuasi ke RS Bhayangkara dan Rumah Sakit Marten Indey.

“Rumah Sakit Bhayangkara: 59 kantong jenazah (5 kantong jenazah baru tiba hari ini), Rumah Sakit Marten Indey: 7 kantong jenazah (korban tanah longsor di Ampera) sudah diserahkan ke keluarga korban,” ujar dia.

Sementara, berdasarkan dari data yang dikeluarkan Kodam XVII Cenderawasih jumlah korban meninggal mencapai 82 orang.

“Sampai saat ini jumlah korban tewas 82 jiwa, luka berat 84 orang dan luka ringan 75 orang,” ujar Kapendam XVII Cenderawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi melalui rilis, Senin (18/3/2019).

Ia memastikan tim gabungan terus berusaha melakukan evakuasi korban yang diyakini masih akan terus bertambah.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan terdapat 4.150 pengungsi akibat bencana banjir bandang di Sentani, Jayapura, Papua.

Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pengungsi tersebut saat ini tersebar di enam titik.

“Jumlah pengungsi 4.150 orang pengungsi di enam titik pengungsian yakni, 1.450 di Komplek Perumahan Gajah Mada Sentani, 1.000 orang di rumah Dinas Bupati Jayapura, 600 orang di Komplek BTN Bintang Timur Sentani, 700 orang di Sekolah HIS Sentani, 200 orang di Kantor Bupati Jayapura, dan 200 orang di Doyo,” katanya.

Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan keterangan dalam konferensi pers terkait penanganan bencana banjir bandang di Sentani Jayapura H+1 di Graha BNPB Jakarta Timur pada Minggu (17/3/2019) pukul 16.00 WIB.

Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, jumlah pengungsi tersebut fluktuatif.

“Itu karena ada yang kembali ke rumah untuk melakukan perbaikan. Karena banjir sebagian besar sudah surut,” kata Sutopo.

 

(*)