Bank bjb Tantang Kadin Kuningan Unjuk Gigi

KADIN-KUNINGAN
Pimcab Bank bjb Cabang Kuningan Iwan Setiawan (kiri) berbincang dengan Ketua Kadin Kuningan Uba Sobari (kanan) dan Wakabid Properti Industri Perdagangan Perhubungan, Cecep Hendi (tengah), belum lama ini. Foto: M Taufik/Radar Kuningan

KUNINGAN – Bukan hanya Pemkab Kuningan, Bank bjb Cabang Kuningan, ternyata juga memiliki harapan besar terhadap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kuningan. Wadah pengusaha, asosiasi, BUMN dan BUMD tingkat Kota Kuda ini, ditantang mampu unjuk gigi.

“Saya bukan hanya menganalisa bagaimana Kuningan maju ke depan, saya ini pelaku juga. Jadi tahu betul Kuningan,” ucap Pimpinan Cabang Bank bjb Kuningan Iwan Setiawan, saat menerima kunjungan Ketua Kadin Kuningan, Uba Subari dan Wakabid Properti Industri Perdagangan Perhubungan, Cecep Hendi, di ruang kerjanya belum lama ini.

Kata Iwan, banyak hal bisa dibangun oleh Kuningan. Terutama di bidang pariwisata. Sejauh proses pembangunan, pariwisata terus didengungkan baik oleh pemerintah daerah, swasta maupun komponen lain. Belum adanya hasil optimal, bukan hanya diakibatkan keterbatasan anggaran, tapi lebih kepada belum siapnya sumber daya manusia.

“Kita bisa lihat, semua ini karena kita semua belum siap. SDM kurang, banyak konseptor tapi tidak ada pelaku,” tandas pria cool berkumis cukup tebal ini.

Ditegaskan, hanya pariwisata potensi terbesar Kuningan. Dibangunnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, cepat atau lambat akan memberikan dampak luar biasa bagi daerah sekitar. Termasuk Kabupaten Kuningan. Selain pemerintah daerah, Kadin memiliki peran strategis untuk menjadi pelaku penggagas, penggali, pembangun sekaligus pengembang pariwisata.

“Ingat, multiplayer efek majunya pariwisata sangat besar, sangat luas. Ekonomi daerah bisa tumbuh cepat, kalau Kadin eksis, insyaAllah. Tinggal bagaimana Kadin, siap atau tidak. Kadin harus selalu ada di setiap persoalan ekonomi,” ungkap dia.

Dalam menjalankan fungsinya, Kadin diharapkan Iwan bisa mengikuti perkembangan teknologi. Banyak jenis usaha besar, kini terancam gulung tikar, bahkan sudah banyak yang gulung tikar akibat mereka tidak mengikuti pesatnya arus teknologi.

Begitu pula dengan pariwisata. Menurut dia, hampir semua kabupaten/kota mengangkat tema utama pariwisata untuk kemajuan daerahnya masing-masing. “Nah, Kuningan jangan sampai tertinggal,” imbuh Iwan, mengingatkan. Lanjut dia, bjb selalu siap membantu program-program pemerintah daerah, maupun program Kadin ke depan.

Sementara itu, Ketua Kadin Kuningan Uba Sobari mengapresiasi saran dan masukan Pimcab Bank bjb Cabang Kuningan tersebut sebagai tantangan untuk Kadin. Uba mengatakan, keberadaan Kadin Kuningan yang baru terbentuk belum genap satu bulan tersebut akan berperan membina dan mengembangkan kemampuan, kegiatan, dan kepentingan pengusaha di Kabupaten Kuningan sebagai pelaku ekonomi dalam rangka mewujudkan kehidupan ekonomi dan dunia usaha di Kabupaten Kuingan yang sehat dan tertib berdasarkan Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin ikut serta berperan menciptakan dan mengambangkan iklim dunia usaha yang sehat di Kabupaten Kuningan. Seksligus memungkinkan keikutsertaan yang seluas-luasnya bagi pengusaha di Kuningan dapat berperan serta secara effektif dalam pembangunan daerah,” ujarnya. (fik)

[adrotate banner="13"]

Berita Terkait