Baru Ikut Popkota, Srikandi SMAN 1 Ini Raih 4 Medali Emas Cabor Panahan

Shafa Puteri siswi kelas XII SMAN 1 Kota Cirebon berhasil meraih 4 medali emas di Pekan Olahraga Pelajara Kota (Popkota) Cirebon. FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM
Shafa Puteri siswi kelas XII SMAN 1 Kota Cirebon berhasil meraih 4 medali emas di Pekan Olahraga Pelajara Kota (Popkota) Cirebon.FOTO: DEDI HARYADI/RADARCIREBON.COM

CIREBON-Siswi kelas XII SMAN 1 Kota Cirebon, Shafa Puteri berhasil meraih medali emas di ajang bergengsi Pekan Olahraga Pelajara Kota (Popkota) Cirebon. Cabang olahraga (cabor) yang ia ikuti adalah panahan. Semangat dan perjuangannya, akhirnya ia bisa meraih 4 medali emas sekaligus di ajang bergengsi ini.

Kepada radarcirebon.com, Shafa mengaku merasa bangga bisa meraih medali emas berkat do’a dan usaha yang dilaluinya hingga bisa menghantarkan SMAN 1 Kota Cirebon menjadi juara umum Popkota. “Jujur, ini baru yang pertamakali saya ikut Popkota. Dan Alhamdulillah saya berhasil meraih 4 medali emas,” kata siswi yatim piatu ini.

Diceritakan Shafa, dirinya sempat grogi melihat lawan-lawannya yang sudah professional dan lebih berpengalaman darinya hingga ia betul-betul berjuang dan terus berusaha dengan maksimal agar bisa membawa nama baik SMAN 1 Kota Cirebon meraih juara umum Popkota.

“Kalau grogi dan deg-deg an sih pasti ada, soalnya lawan saya lebih berpengalaman dan professional. Tapi saya tetap bertekad untuk menang dengan nama baik sekolah. Kalau lawan yang terberat adalah dari SMAN 2 Kota Cirebon (Smanda),” ujarnya.

Masih kata Shafa, dirinya tertarik di cabor panahan setelah diperkenalkan oleh sang kakak. “ Pertama sih saya gak begitu suka sama panahan, tapi setelah anak kakak saya ikut panahan, di situlah saya mulai ikutan latihan dan tertarik hingga sekarang.  Dan Alhamdulillah ternyata saya bisa berprestasi di cabor panahan,” katanya.

Ke depannya, lanjut Shafa, dirinya berkeinginan mengikuti pertandingan atau even olahraga di level provinsi maupun nasional. “Keinginan saya untuk ikut pertandingan di level provinsi dan nasional itu pasti ada. Tapi semuanya tergantung dukungan dari pihak sekolah dan keluarga saya (kakanya, red),” pungkasnya. (rdh)