Baznas Resmikan Muda Mart Manbaul Ulum

Muda Mart Pondok Pesantren mampu mengembangkan ekonomi umat. Juga sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang tinggi. FOTO:NUR VIA PAHLAWANITA/RADAR CIREBON
Muda Mart Pondok Pesantren mampu mengembangkan ekonomi umat. Juga sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang tinggi.FOTO:NUR VIA PAHLAWANITA/RADAR CIREBON

CIREBON-Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Cirebon meluncurkan Muda Mart Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Ulum, Rabu (12/12). Baznas saat ini memiliki program minimarket yang diperuntukkan bagi lima organisasi masyarakat (ormas) Islam,  yakni Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, Al-Washliyah, Rifaiyah dan PUI.

Kepada Radar Cirebon, Ketua Baznas Kabupaten Cirebon KH Budiman Mahfudz mengatakan, masing- masing ormas diberi dana Rp150 juta untuk membuka program minimarket. “Satu ormas tiga minimarket. Satu minimarket ada bantuan permodalan sebesar Rp50 juta. Nah, bantuan ini sangat menguntungkan karena diberikan juga kepada 25 mustahik atau kaum dhuafa. Adanya minimarket juga melatih santri agar memiliki jiwa enterprenuer dan menyejahterakan masyarakat di lingkungan ponpes,” tutur Budiman.

Didirikannya Muda Mart, kata Budiman, untuk mengembangkan ekonomi umat. Juga sebagai jawaban atas kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap penyediaan kebutuhan rumah tangga. Toko melayani pembelian dengan jumlah banyak atau grosir.

Keuntungan lain, lanjut Budiman, mustahik mendapatkan harga lebih murah. “Tujuan lain juga mendorong mustahik yang mengelola untuk dapat berzakat. Membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga murah karena ini milik pribumi. Kita jangan mau kalah ada minimarket besar tapi bukan milik kita. Tapi yang beli ya kita-kita juga,” jelasnya.

Salah satu santri, Nurrohmah mengaku sangat terbantu dengan adanya program minimarket yang didirikan Baznas. “Sangat membantu sekali. Kita tidak usah jauh-jauh belanja atau jajan. Cukup di Muda Mart saja,” singkatnya. (via)

Berita Terkait