Begini Cara Memperingati Syuraan di Keraton Kaprabonan dengan Mencuci Pusaka

Bukan untuk Memiliki, Hanya Memelihara Peninggalan Sejarah

Simbolis pencucian Keris Nagaliman oleh Dr Ir P Hempi Raja Kaprabon MP.FOTO:ADE GUSTIANA/RADAR CIREBON

CIREBON-Asap wangi pembakaran kemenyan mengiringi prosesi sebelum pencucian pusaka, Minggu pagi (22/9). Suasana itu terekam di Keraton Kaprabonan Cirebon. Mencuci pusaka milik pendahulu, untuk memuliakan sekaligus memperingati bulan suro.

Tajug keraton di Kecamatan Lemahwungkuk itu mendadak dipenuhi tamu undangan dan keluarga keraton. Pembacaan doa dan tawasul dipimpin oleh Ustad KH Jumadi. Suasana begitu hening. Seolah hanya detik jarum jam dan lantunan ayat suci Alquran yang hanya boleh bersuara.

Detik-detik jarum jam itu makin sering terdengar. Waktu menunjukan pukul 10.27. Tanda prosesi pencucian pusaka semakin dekat. Dua di antara tiga ember yang dipersiapkan, di dalamnya ada kembang jenis tujuh rupa dengan air isi setengah. Sementara satu ember sisanya atau yang dimensinya lebih kecil, airnya adalah air kelapa.

Dan sudah waktunya, puluhan pusaka yang berjejer dan dipersiapkan, satu per satu diambil untuk kemudian menunggu giliran dicuci. Secara simbolis, Dr Ir P Hempi Raja Kaprabon MP memulai prosesi pencucian itu. Pusaka yang pertama diambil dan dicuci adalah Keris Nagaliman.

Secara seksama, mereka yang sebelumnya telah hadir, menyaksikan pencucian pusaka pertama oleh Pengeran Hempi. Keris pun dilepaskan dari pelindungnya. Keturunan ke-10 Keraton Kaprabonan itu nampak khusyuk. Mencium pusaka, sesaat sebelum keris bercengkerama dengan air.

Keris Nagaliman tiba saatnya dibasuh. Dibersihkan dari debu dan karat yang menempel. Setelah dibilas, keris digosok menggunakan asam jawa. Setiap sudut dan lengkungan keris, tidak luput dibersihkan. Setelahnya, benda itu kembali dibasuh menggunakan air dengan kembang wangi, khas 7 rupa. “Selanjutnya dibersihkan menggunakan jeruk nipis, lalu disikat menggunakan sikat gigi,” kata Pangeran Hempi kepada Radar Cirebon.

Halaman: 1 2 3
[adrotate banner="13"]

Berita Terkait