Berikan Rasa Aman, Polwan Terjun ke Masjid Jaga Ketat Salat Jumat

Polres Indramayu menerjunkan personel polisi wanita (Polwan) ke masjid mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas dan memberikan pelayanan serta rasa aman bagi masyarakat, khususnya jamaah. FOTO: KOMARUDIN KURDI/RADAR INDRAMAYU
Polres Indramayu menerjunkan personel polisi wanita (Polwan) ke masjid mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas dan memberikan pelayanan serta rasa aman bagi masyarakat, khususnya jamaah.FOTO: KOMARUDIN KURDI/RADAR INDRAMAYU

INDRAMAYU-Pelaksanaan ibadah salat Jumat di Indramayu mendapatkan penjagaan ketat dari polisi. Polres Indramayu menerjunkan personel polisi wanita (Polwan). Pengamanan dilakukan untuk antisipasi terjadinya gangguan kamtibmas dan memberikan pelayanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya jamaah.

Kapolres Indramayu AKBP M Yoris MY Marzuki SIK mengatakan, pengamanan salat Jumat di masjid di Indramayu, khususnya dalam kota dilakukan secara rutin. Upaya tersebut dilakukan selain mengantisipasi gangguan kamtibmas, juga agar para jamaah khusyuk menjalankan ibadah salat Jumat.

“Untuk pengamanan kita prioritaskan di masjid-masjid dalam kota. Karena jumlah personel polwan di kita terbatas. Meski demikian, di masjid lain di wilayah hukum Polres Indramayu, anggota kami yang bertugas di polsek ikut salat Jumat. Secara tidak langsung sambil mengamankan,”terangnya didampingi Wakapolres Kompol Ricardo Condrat Yusuf, Jumat (15/3).

Pengamanan salat Jumat dilakukan di Masjid Islamic Center, dijaga empat personel. Masjid BTN Lama dua personel, Masjid Agung Kabupaten Indramayu empat personel, Masjid An-Nur Kampung Arab tiga personel, Masjid Sport Center Nurushshobah dua personel, Masjid Jami Nurul Huda Kecamatan Jatibarang empat personel, Masjid Jami Almuqoddimah Kecamatan Lohbener dua personel, Masjid Al Magfiroh Jl Tanjung Pura Karangmalang KecamatanIndramayu tiga personel dan Masjid Babussalam Karang Malang dua  personel, termasuk Masjid Mapolres Indramayu, dijaga oleh delapan personel.

“Kita kerahkan seluruh personel polwan. Dalam pengamanan tersebut dilakukan dengan body sistem. Itu dilakukan untuk antisipasi terjadinya gangguan kamtibmas dan memberikan pelayanan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat,” kata mantan Kasat Reskrim Polrestabes Bandung itu. (kom)