Bersih-bersih Sungai Cegah Banjir

bersih-bersih-lojikobong
KERJA BAKTI: Warga Desa Lojikobong, Kecamatan Sumberjaya, Kabupaten Majalengka, bergotong royong melaksanakan kerja bakti membersihkan Sungai Cikamangi dari sampah, Jumat (8/2). Foto: Ono Cahyono/Radar Majalengka

MAJALENGKA – Warga Desa Lojikobong Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka bergotong royong melaksanakan kerja bakti. Mereka turun ke sungai membersihkan sampah yang menggunung di bantaran Sungai Cikamangi, Jumat (8/2).

Kepada Desa Lojikobong, Eman mengatakan, aksi bersih-bersih sungai Cikamangi dilaksanakan setelah sampah terlihat menumpuk dan menyumbat saluran sungai tersebut. Aksi tersebut bermula ada laporan dari kepala dusun, Kamis (7/2) ada pohon bambu roboh ke tengah saluran Cikamangi yang diakibatkan oleh abrasi aliran sungai dan menyebabkan penyumbatan.

Dia mengatakan saat ini memasuki puncak musim hujan sehingga debit air dari hulu sering tinggi. Jika saluran air tersumbat oleh tumpukan sampah dikhawatirkan meluap dan menimbulkan banjir.

“Sampah-sampah yang berhasil diangkat dari sungai Cikamangi ini selanjutnya akan kita dibuang di tempat pembuangan sementara sampah terdekat,” ujarnya.

Menurutnya, di sepanjang saluran sungai Cikamangi, memang cukup banyak terdapat volume sampah. Selain berpotensi menyebabkan banjir, kondisi lingkungan pun tercemar karena sampah menimbulkan bau tidak sedap serta mengotori air hingga menghambat arus sungai.

Kegiatan tersebut direspons positif masyarakat. Mereka antusias membersihkan sampah yang menumpuk di sepanjang saluran sungai terutama di bawah jembatan Sungai Cikamangi ini.

“Saya sangat berterimakasih kepada warga yang telah meluangkan waktu dan tenaganya ikut kerja bakti membersihkan sampah di Sungai Cikamangi ini,” lanjut Eman.

Pihaknya berpesan pada semua warga untuk menjaga kebersihan lingkungan termasuk sungai dan tidak membuang sampah ke sungai.

Babinsa Koramil Sumberjaya, Teja ikut membantu dan menyarankan untuk membuat proposal pengajuan normalisasi saluran Cikamangi.

“Supaya tidak terjadi lagi abrasi dan penyumbatan sampah akibat ranting pohon. Mudah-mudahan nantinya bisa segera terealisasi,” tandasnya. (ono)