BMKG Ingatkan Adanya Potensi Angin Kencang Disertai Hujan Petir

mendung-terik
Ilustrasi. Foto: Dok. radarcirebon.com

MAJALENGKA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Jatiwangi Kabupaten Majalengka mengingatkan adanya potensi angin kencang disertai hujan petir. BMKG juga menjelaskan fenomena kejadian hujan disertai angin di kawasan Bandara Kertajati, Kabupaten Majalengka, Minggu (13/1) lalu.

Petugas Forecaster BMKG Jatiwangi, Ahmad Faa Iziyn menjelaskan, berdasarkan hasil pencatatan AWOS di Bandara Kertajati tercatat kecepatan angin 43 knot (80 km/jam) pada pukul 16.40 WIB dengan cuaca hujan disertai petir. Kondisi itu, lanjut Ahmad, disebabkan adanya pertumbuhan awan cumulonimbus di atas Bandara Kertajati.

“Kami memerhatikan dari video yang beredar dapat disimpulkan bahwa kejadian angin kemarin bukan merupakan angin puting beliung. Karena pola anginnya tidak berputar. Angin yang terjadi kemarin di dunia penerbangan disebut microburst atau angin kencang yang mendorong ke permukaan,” jelasnya, Selasa (15/1).

Ahmad menjelaskan, terjadinya fenomena microburst adalah karena adanya awan cumulonimbus. Fenomena microburst berlangsung dalam waktu yang singkat yakni 5 hingga 15 menit.

Pihaknya memperkirakan, memasuki pertengahan Januari 2019 ini, dari perkiraan hampir di seluruh wilayah Kabupaten Majalengka, masih bakal dilanda musim hujan disertai petir.

Hampir semua daerah di Kabupaten Majalengka, sebutnya, berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang-lebat. “Selain itu juga berpotensi terjadi angin kencang namun tidak berlangsung lama. Dengan kondisi ini, kami mengimbau masyarakat Majalengka agar berhati-hati jika sedang dalam perjalanan,” pesannya. (ono)