BMKG: Sejumlah wilayah Jabar berpotensi terjadi kekeringan status Awas

sawah-kekeringan
Sejumlah lahan persawahan di wilayah Kabupaten Majalengka mengalami kekeringan akibat musim kemarau. Foto: Dok. radarcirebon.com

JAWA BARAT-Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Bogor mengeluarkan peringatan dini dengan status awas terkait potensi musim kemarau di sejumlah daerah di Jawa Barat.

Mereka menyebutkan, ada sejumlah daerah yang tidak hujan berturut-turut selama lebih 60 hari sehingga berpotensi ekstrim kekeringan. Yakni, Kabupaten Bekasi (Cikarang, Pebayuran, Jonggol, Cikarang Timur, Pacing), Kabupaten Karawang (Cilamaya Kulon, Rengasdengklok, dan Rawamerta), Kabupaten Subang ( Pabuaran), Kabupaten Sumedang (Conggeang).

Kekeringan pun juga melanda lahan pertanian di sejumlah daerah di Kabupaten Indramayu. Dia menyebutkan, potensi kekeringan Kabupaten Indramayu terjadi di Gantar, Indramayu, Cipancuh, Jatibarang, Cikedung, dan Tamiang.

Sementara di Kabupaten Cirebon, potensi kekeringan tersebar di Susukan, Weru, Mundu, Lemah Abang, Pabuaran, Sumber, Talun, Ciwaringin, Klangenan, Greget, Astanajapura, Plumbon, Palimanan, Karang Sembung.

Sedangkan di Kabupaten Majalengka, potensi kekeringan terjadi di Ligung, Banjaran, Cikijing, Jatiwangi, Talaga, Cigasong, Bantar Ujeg, Maja, Leuwimunding, Kertajati, Argapura, Raja Galur Lor, Jati Tujuh. (*)

Berita Terkait