Bupati Karna Beri Sinyal Mutasi, Singgung soal Sosok Kadisdik dan Kadinkes

Ilustrasi. (dok radarcirebon.com)

MAJALENGKA – Rencana mutasi di lingkungan Pemkab Majalengka sepertinya bakal segera dilakukan Bupati Majalengka, Karna Sobahi. Hal itu menyusul telah keluarnya surat izin Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk pelaksanaan mutasi.

Kepada Radar Majalengka, Bupati Karna mengatakan, telah mengajukan surat ke Mendagri pada Oktober 2018 lalu untuk melaksankan mutasi dalam waktu dekat. Karena banyak pejabat eselon II  dan III yang pensiun. Dia menegaskan, dirinya tidak memiliki dendam kepada siapa pun dan tidak akan menurunkan eselon birokrat.

Menurutnya, penempatan birokrat dalam mutasi merupakan kewenangannya dan wajar bila ada pihak yang kurang puas dengan keputusan mutasi nanti. “Hanya saja, untuk mutasi eselon II perlu ada alasan yang jelas dan ada izin Kemendagri,” ujarnya.

Karna menyebutkan, posisi eselon II yang kosong di antaranya Asda Administrasi, Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, dan Kepala Dinas Pangan yang telah pensiun. Sementara untuk camat, lanjutnya, saat ini camat Jatitujuh, camat Dawuan masih kosong dan dirangkap Plt.

Dalam kesempatan itu, Karna juga menyinggung soal posisi Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes). “Saya ingin Kadisdik orang yang pernah menjadi seorang guru dan Kepala Dinas Kesehatan orang yang mengerti tentang kesehatan,” ujarnya.

Karna juga berharap, seorang camat nanti memiliki pengalaman di kecamatan, sehingga  bisa melaksanakan tugas dengan optimal. “Bila ada yang diangkat menjadi sorang sekretaris kecamatan bisa jadi nanti akan diangkat menjadi camat,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pelatihan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majalengka Drs H Yayan Sumantri MSi menambahkan, surat izin rekomendasi dari Mendagri untuk mutasi baru  diterima Selasa (15/1) ini. (ara)